2019, UMP Sultra Naik Hingga Delapan Persen

image_pdfimage_print

Dari Rp 2,1 juta Menjadi Rp 2,3 Juta

Peliput: Gustam

Editor: Hasrin Ilmi

BAUBAU, BP– Pemerintah akhirnya menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sulawesi Tenggara (Sultra) 2019 sebesar Rp 2,3 juta lebih. Kondisi ini tentunya menjadi kabar baik bagi para pekerja dan karyawan untuk meningkatkan kesejahteraanya pada tahun 2019.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Baubau melalui Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial dan Jamsostek Wa Ode Asma menjelaskan UMP Sultra 2019 lebih tinggi delapan persen dari UMP 2018.

“UMP itu sekarang Rp 2,3 juta lebih. Kalau dibanding tahun lalu itu dia meningkat 8 persen. Karena tahun lalu itu sekitar Rp 1,7 juta lebih,” jelasnya saat dikonfirmasi Baubau Post via telpon, Rabu (05/12).

Wa Ode Asma mengungkapkan, UMP tersebut kini udah diedarkan ke semua badan usaha di Kota Baubau. Diharapkan semua badan usaha tersebut mengikuti ketentuan UMP.

“Itu (UMP-red) sudah kita edarkan di semua badan usaha. Kita harap semua mematuhinya,” pungkasnya.

Muh Arman salah satu karyawan perusahaan di Kota Baubau mengaku sangat senang dengan perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan buruh dan karyawan. Untuk itu, pihaknya berharap kenaikan ini secepatnay di sosialisasikan sehingga berdampak positif dengan kinerja para karyawan.

“Alhamdulilah kalau sudah ada kenaikan tahun depan. Namun harus disosialisasikan secara cepat,”katanya.

Hal senada juga dikatakan Usman karyawan salah satu swasta yang enggan menyebut tempat kerjanya. Dirinya tidak mengetahui secara pasti UMP yang berlaku karena hanya siap bekerja untuk perusahaanya. Namun kalau ada kenaikan pihaknya berharap perusahaan tempat kerjanya bisa memberlakukan itu (UMR-red).

“Kita juga senang dengan kenaikan itu semoga bisa cepat di sampaiakan kepada semua pekerja dan karyawan,”singkatnya.(*)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This