Lelang Jabatan, Hak Bupati Memilih dari Tiga Besar

image_pdfimage_print

Peliput : Amirul

BATAUGA,BP– Dari 50 peserta yang mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II) memperebutkan delapan kursi jabatan kosong, setelah melalui tahap demi tahap seleksi maka akan tersisa 24 peserta atau masuk dalam tiga besar. Penentuan dari tiga besar itu adalah hak Plt Bupati Busel La Ode Arusani.

Sekretaris Daerah Busel Drs La Siambo, mengatakan setelah peserta melalui tahapan tim pansel maka akan keluar tiga besar. Dari tiga besar itu akan keluar satu nama siapa yang terpilih.

“Yang terpilih diantara tiga besar itu adalah hak prerogatif Bupati,” ucap La Siambo saat ditemui belum lama ini

Lanjutnya, yang lolos tiga besar, dari nomor urut satu hingga ketiga, mereka memiliki kemampuan yang telah teruji dalam seleksi hingga lolos. Nomor urut satu bukan berarti dialah yang terpilih.

“Bupati tentu memiliki penilaian dan perhitungan tersendiri, mungkin dari sikap atau kelakuan, apakah ada informasi pernah narkoba, apakah bisa bekerjasama dan lainnya, semuanya kembali pada penilaian Bupati secara pribadi dan kebatinian, kira-kira siapa tepat,” ungkapnya

Setelah Bupati menentukan satu dari tiga besar itu, hasilnya akan dikirim ke Komisi ASN. Setelah mendapat persetujuan dari Komis ASN maka dilaksanakan pelantikan delapan JPTP ini, tetapi karena Bupati masih berstatus Plt maka pemerintah daerah meminta izin ke Kementerian Dalam Negeri.

“Setelah mendapat persetujuan dari Kemendagri, baru kita lantik, seperti itu prosedurnya,” tuturnya.

Ditambahkannya, pelantikan ditargetkan akan dilaksanakan 1 Januari 2019. Kedelapan JPTP yang kosong itu yakni jabatan Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kepala BKPSDM, Sekrertaris Dewan DPRD, Kepala Dinas Nakertras, Kepala Dinas Pemananman Modal dan PTSP dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) (*)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This