SDN 2 Lamangga Maksimalkan Kebutuhan Pembiayaan Melalui Dana BOS

image_pdfimage_print

Peliput: Arianto W

BAUBAU, BP– SDN 2 Lamangga memaksimalkan iuran dana BOS untuk memenuhi tiga pembiayaan yakni belanja pegawai GTT/PTT, belanja Modal, dan belanja barang serta jasa.

Kepala SDN 2 Lamangga Marsia Neti SPd MM saat dikonfirmasi Baubau Post, Rabu (05/12) berdasarkan data yang terinput sejak Oktober 2017 lalu, jumlah siswa yang ada sebanyak 420 siswa sehingga dana BOS tersalurkan sebesar Rp320 juta.

Ia mengungkapkan, dana BOS sebesar Rp320 juta yang diterimanya akan dimaksimalkan untuk keperluan anggaran pembiayaan belanja pegawai GTT/PTT sebesar 15 persen, kemudian belanja modal sebesar 35 persen untuk anggaran fasilitas jangka panjang yaitu Lemari, Meja, Kursi, dan Pengadaan buku, serta belanja barang/jasa sebesar 50 persen untuk memenuhi kebutuhan ATK, Lomba, Transportasi, Konsumsi pengawas tri out, Ulangan semeseter ataupun Ujian Nasional.

“Dana BOS diperuntukan untuk tiga program yakni belanja pegawai GTT dan PTT sebesar 15 persen, kemudian belanja modal sebesar 35 persen dan belanja barang dan jaza sebanyak 50 persen,” jelasnya.

Kemudian untuk penyalurannya disesuaikan dengan jumlah kebutuhan per empat triwulan. Pada triwulan satu sebesar 20 persen dengan nominal harga Rp65 juta, pada triwulan dua sebesar 40 persen dengan nominal harga Rp132 juta, pada triwulan tiga sebesar 20 persen dan triwulan empat sebesar 20 persen dengan nominal harga Rp65 juta untuk masing-masing triwulan.

“Presentasi triwulan satu sebanyak Rp65 juta, triwulan dua sebanyak Rp132 juta namun kami potong 20 persen untuk keperluan buku pelajaran siswa, kemudian triwulan tiga sebanyak Rp65 juta dan triwulan empat sebanyak Rp65 juta,” ungkapnya.

Ditambahkan, sampai dengan saat ini dana BOS triwulan ke empat belum tersalurkan. Namun hal itu tidak mempengaruhi program kerja yang sudah terlaksanakan selama kurun waktu satu tahun berjalan. Karena dalam mengantisipasi keterlamabatan dana, pihak sekolah menggunakan anggaran pribadi.

“Walaupun dana BOS triwulan keempat belum keluar namun kami selalu antisipasi dengan uang pribadi dan saldo yang ada. Yang terpenting kegiatan itu tetap jalan, seperti ulangan yang harus mengeluarkan dana foto copy soal-soal, spidol dan tinta,” tutupnya (#)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This