Eliminasi Kaki Gajah di Puskesmas Katobengke Capai 80 Persen

image_pdfimage_print

Peliput: Arianto W

BAUBAU, BP- Program Eliminasi Filaria Kaki Gajah di Puskesmas Katobengke telah mencapai 80 persen, dan masuk dalam kategori aman. Dan saat ini pihaknya tinggal menyambangi dan memberikan pemahaman terhadap beberapa warga yang belum terkafer.

Kepala Puskesmas Katobengke La Ode Syarif SKm MMKes saat dikonfirmasi Baubau Post, Kamis (06/12) mengatakan jika eliminasi filaria merupakan program yang terintegrasi di Puskesmas Katobengke, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Baubau. Program eliminasi kaki gajah telah dilaksanakan oleh pihaknya sejak bulan Oktober 2018, dan memasuki bulan ketiga pihaknya telah mencapai 80 persen.

“Program ini mulai dijalankan sejak bulan Oktober lalu dan cakupannya sudah mencapai 80 persen. Angka ini sudah masuk nominasi aman karena sudah memenuhi target,” jelasnya.

Dikatakan, eliminasi kaki gajah diperuntukan untuk masyarakat yang berusia diatas dua tahun, dan tidak diperuntukan kepada ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki penyakit berat. ” Tidak diberikan kepada anak umur dibawah dua tahun, termaksud ibu hamil dan penderita penyakit kronis yang memiliki kontra indikasi dengan keadaan kesehatan lemah,” ungkapnya.

Untuk mengejar ketinggalan 20 persen masyarakat yang belum terkafer, pihaknya akan terus mengunjungi sejumlah rumah warga yang belum sempat mendapatkan pelayanan kesehatan eliminasi kaki gajah didua kelurahan yaitu Lipu dan Katobengke, yang terbagi atas 12 RW/43 RT.

“Kami akan melakukan kunjungan kerumah-rumah warga yang belum tereliminasi Kaki Gajah karena kesibukan diluar rumah seperti berkebun, kepasar dan menjadi tukang untuk mencari warga yang belum terkafer,” tutupnya (#)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This