Pengelolaan Pelabuhan Murhum ke Pihak Swasta Tengah Dipersiapkan

image_pdfimage_print

Editor: Zaman Adha

BAUBAU, BP– Pengelolaan Pelabuhan Murhum akan segera dilimpahkan ke pihak ketiga. Dengan itu, maka Pelabuhan Murhum akan menjadi pelabuhan komersil.

Tahapan lelangnya tengah dipersiapkan pemerintah pusat. Program ini merupakan gagasan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor UPP Kelas 1 Baubau, Andrev Kartin Edward mengungkapkan, pelimpahan pengelolaan pelabuhan ke pihak swasata diatur dalam undang-undang Nomor 17 tahun 2008 tentang pelayaran.

“Bahwa penanganan oleh pihak ketiga adalah perusahaan yang mempunyai Badan Usaha Pelabuhan (BUP),” ungkapnya dikutip dari antarasultra.

Terkait realisasi lelang belum dapat dipastikan. Pihaknya juga hanya mendengar informasi dari media massa disampaikan Menteri Perhubungan dan Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut.

“Dalam rangka proses persiapan lelang tersebut dibutuhkan dokumen pendukung. Kami hanya akan memberikan masukan terkait teknis dan kondisi Baubau, baik aspek sosialnya maupun lainnya yang ada di lapangan,” paparnya.

Beberapa fasilitas yang akan disiapkan dalam rangka meningkatkan pelayanan pelabuhan diantaranya, yakni outomatic gate (gerbang otomatis) dan X-ray (sinar elegtromagnetik) tengah dalam perjalanan dikirim ke Baubau. Seiring dengan persiapan penerapan sistem e-tiketing di Pelabuhan Murhum.

“Kami lagi menunggu tenaga instalasinya dari pusat karena kita hanya mengoperasikan. Peralatan itu juga akan digunakan oleh KPBU dalam pelayanan pelabuhan ke depan,” ungkapnya.

Lanjutnya, Kedua alat yang akan dipasang di pelabuhan Murhum itu memiliki fungsi berbeda. Seperti Auto gate berfungis untuk menyesuaikan jumlah calon penumpang yang masuk ke dalam terminal pelabuhan dengan yang naik ke atas kapal.

Sementara untuk peralatan X-ray digunakan untuk menyortir barang-barang yang melanggar ketentuan perundang-undangan. (**)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This