Tampil Perdana, Pegulat Baubau Belum Sumbang Emas

Peroleh Tiga Perak dan Enam Perunggu

Peliput: Fardin JS

KOLAKA, BP – Meski baru pertama kali mengikuti pertandingan, Atlet Gulat Kota Baubau berhasil membawa pulang sembilan medali, setelah berjuang selama dua hari mengikuti pertandingan cabor gulat di Stadion Gelora Kolaka.

Pelatih Gulat Kota Baubau Nonong Suwarno saat dikonfirmasi seuasi pertandingan, mengatakan pertandingan gulat ini merupakan pertandingan pertama kalinya atlet Kota Baubau mengikuti ajang Porprov Sultra. Sama halnya dengan atlet-atlet yang diturunkan juga baru pertama kali mengikuti pertandingan gulat.

“Ini pertandingan perdana atlet-atlet kita mengikuti pertangan gulat,” katanya.

Sembilan medali yang berhasil direbut yakni tiga perak dan enam perunggu dari beberapa kelas yang dipertandingkan.

Pelatih gulat kedua Herman Alwi, mengatakan sebelumnya KONI Baubau menginginkan pihaknya untuk memasang target pencapaian medali. Namun pihaknya tidak berani untuk memasang target karena ini pertama kalinya atlet binaannya bertanding.

Namun, pada cabang ini berhasil memberikan perolehan medali untuk Kota Baubau meskipun tidak berhasil meraih medali emas.

“Setidaknya kami bisa menyumbangkan medali meskipun bukan medali emas dan sudah dapat diperhitungkan untuk Porprov Sultra ke XIV nantinya,” ungkapnya.

Ia juga mengaku, pelatihan yang dijalani untuk mempersiapkan atlet mengikuti pertandingan kurang dari dua bulan. Dibandingkan dengan atlet-atlet dari kabupaten/kota lainya, hanya Kota Baubau yang memiliki waktu latihan paling sedikit.

Pasalnya, lokasi untuk melatih atlet tidak tersedia di Kota Baubau, sehingga pihaknya berinisiatif melaksanakan latihan dibeberapa lokasi seperti SMAN 2 Baubau, SMAN 4 Baubau dan Polres Baubau.

Atlet Gulat Kota Baubau Sigit, membenarkan jika pertandingan gulat yang diikutinya ini merupakan pertandjngan perdananya. Saat awal mengikuti pertandingan, ia merasa tenggang dan dengan semangat yang terus diberikan pelatih ia berhasil menjadi yang terbaik kedua di pertandingan perdananya.

Kata dia, saat melawan pegulat dari Kabupaten Wakatobi sangatlah berat dan mengakui jika pegulat Wakatobi sungguh kuat. Teknik yang dipakai pegulat lawannya yakni teknik membanting dari bawah dan sudah sering mengikuti pertandingan, sedangkan Sigit baru pemula di pertandingan gulat.

“Meski pertandingan perdana di Kolaka ini, kita sudah bisa membawa pulang medali untuk dipersembahkan ke Pemerintah Kota Baubau,” tandasnya. (**)

Pin It on Pinterest