Pria Gantung Diri di Pasarwajo Murni Kerena Bunuh Diri

image_pdfimage_print

Peliput: Alyakin

PASARWAJO, BP – Satuan Reskrim Polres Buton memastikan korban La Yudi (20) yang ditemukan tergantung di Pohon nangka di Kelurahan Saragi, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton pada Kamis (13/12) lalu murni karena bunuh diri.

“Dia meninggal gantung diri bukan dibunuh,”Jelas Kasatreskrim Polres Buton, Iptu Najamuddin SH ketika dikonfirmasi Baubau Post di ruang kerja Sabtu (22/12).
Penyebab bunuh diri, lanjutnya, diduga karena urusan asmara. Berdasarkan hasil penyelidikan sebelum kejadian korban masih bersama rekan perempuannya.

Kata dia, korban diduga gantung diri sejak pagi hari dan sekitar pukul 15.30 wita, korban bawa ke rumah sakit umum daerah kabupaten Buton untuk dilakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan dokter Jari tangan korban telah kaku dan tidak bisa diluruskan, Bekas lilitan tali pada leher korban dan kondisi lidah menjulur keluar. Keluarga korban menolak dilakukan autopsi karena telah mengikhlaskan serta menganggap kematian korban meninggal karena bunuh diri.

“Saat kejadian kami juga langsung melibatkan dokter untuk memeriksa, dan kemaluan korban terdapat bercak sperma yang sudah mengering, ini membuktikan korban bunuh diri,” tandasnya

Sebelumnya di beritakan, Salah seorang warga dari Kelurahan Saragi, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, La Yudi (20) ditemukan tewas dalam kondisi tergantung di pohon nangka pada Kamis (13/12) lalu.

Sekitar pukul 13.00 Wita, korban yang akrab dipanggil La Umpa ditemukan tewas tepatnya di RT 5, Dusun Batuhau, Kelurahan Saragi oleh salah seorang warga Rais yang hendak pergi ke kebun.

Setelah melihat ada jenazah yang tergantung, Rais langsung menyampaikan pada masyarakat Dusun Batuhau. Kemudian warga berbondong-bondong melihat korban di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Saya berlari untuk menyampaikan pada masyarakat di kampung,” ungkap Rais.

Sementara itu, salah satu warga yang enggan dikorankan namanya mengakui kedatangannya di TKP untuk melihat korban yang diduga tergantung di Pohon Nangka. Dirinya cukup terkejut mendengar ada penemuan mayat tersebut.

“Saya masih potong kayu, saya dengar ada yang gantung diri, langsung saya pergi lihat,” katanya singkat.

Pantauan media ini, korban tergantung dengan menggunakan tali nilon warna biru. Disekitar TKP, pihak penyidik Polres Buton menemukan sebilah pisau dan handphone dan jarak lokasi penemuan mayat dan permukiman warga sekitar satu kilometer.(*)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This