Pelabuhan Uncume Dapat Tingkatkan PAD

image_pdfimage_print

Peliput: Anton

LABUNGKARI, BP – Keberedaan pelabuhan Uncume di Desa Rahia, Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Untuk itu, perlu diadakan pengembangan dan peningkatan fasilitas, sebab pelabuhan Uncume sudah sering disinggahi kapal kargo untuk bongkar muat barang dengan kapasitas ribuan ton.

Bila dilihat dari ukuran dan volume seharusnya pelabuhan tersebut belum layak menjadi tempat persinggahan kapal berukuran besar.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Buton Tengah (Kadishub Buteng) Haruni SPd melalui Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas dan Angkutan, LM Ilmayang Amli mengatakan, berdasarkan laporan warga kapal kargo yang sandar dipelabuhan Uncume seringkali melakukan bongkar muat diatas krostonase seribu ton. Untuk itu, pihaknya langsung turun ke lapangan untuk meninjau langsung lokasi pelabuhan Uncume.

Kata dia, kapal diatas krostonase tujuh merupakan wewenang pihak syahbandar untuk menerbitkan izin bukan Dinas Perhubungan. Pelabuhan Uncume kata dia, sempat terjadi permasalahan karena kepemilikannya belum jelas.
“Sehingga kemudian kami selaku Instansi terkait dalam hal ini Dinas Perhubungan menfasilitasi beberapa pertemuan antara pihak Pemerintah daerah bersama pihak Pemerintah Desa, sehingga tidak lama kemudian terbit Peraturan Bupati, tentang Pelabuhan Uncume yang berada dalam kewenangan Pemda Buteng,” tambahnya.
Kapal kargo yang sering berlabuh biasanya bermuatan semen, material kerikil pecah dan jambu mente. Diharapkan pemerintah Kabupaten Buton Tengah kedepan dapat mengembangkan dan meningkatkan fasilitas pelabuhan agar memenuhi standar kelayakan.

Pengembangan fasilitas itu dapat berupa peningkatan panjang dan lebar pelabuhan, kemudian berbantuk T untuk nyamannya melakukan proses tambatan kapal.(*)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This