Tumpahan Minyak Sawit 3.700.680 MT Cemari Pantai di Batauga

image_pdfimage_print

Peliput: Amirul

BATAUGA, BP – Sedikitnya 3.700.680 MT minyak mentah sawit yang tumpah dan mencemari persisir pantai antara Kelurahan Lampanairi dan Kelurahan Majapahit, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan (Busel). Tumpahan ini menyusul karamnya kapal tongkang di perairan Busel, Selasa (25/12).

Informasi dari masyarakat, karamnya tongkang akibat cuaca buruk yang terjadi pada hari. Bukan hanya itu, setelah dua hari nahkoda dan ABK kapal Tugboat berusaha bergelut menarik tongkang yang kandas di laut dangkal, namun tidak mampu menarik kembali ke laut dalam hingga akhirnya kapal Tugboat TT 57 ikut terseret arus dan ikut tenggelam.

Kapolsek Batauga AKP Sugi SH Sik membenarnya kejadian tersebut. Kapal tongkang pengangkut minyak mentah sawit milik PT Kebari Medan Tegara dari Poso, Sulawesi Tengah menuju Kalimantan Selatan dan sudah menempuh perjalanan sembilan hari.

“Tadi pagi pukul 7.00 wita hingga 8.00 wita ke 14 ABK termasuk nahkoda telah dievakuasi oleh tim gabungan Basarnas Baubau, BNPB Busel, Syahbandar Baubau serta pihak kepolisian,” ucap AKP Sugi SH saat ditemui di ruangannya, Jumat (28/12)

Kondisi nahkoda Sugut (33) asal Madium Jawa Timur dan Kepala Kamar Mesin (KKM) Anang Sulistiono (42) asal Blitar berserta awak kapal dalam keadaan selamat dan sudah dievakuasi tim gabungan ke darat.

Tumpahan minyak mentah kelapa sawit dikhawatir mengganggu aktivitas nelayan setempat. Selain tergenang di permukaan laut, tumpahan juga melekat di batu karang di kawasan itu. Hingga saat ini belum ada tindaklanjut dari pemerintah daerah untuk menanggulangi persoalan tersebut. (*)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This