DPRD Tetapkan APBD Buton Tahun 2019 Capai Rp 750 Miliar

Peliput : Alyakin

PASARWAJO,BP – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Kabupaten Buton menetapakan rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Buton pada tahun 2019 sebesar Rp 750,934 Miliar di Aula kantor Eks Bupati Buton, Senin (31/1/18).

Sidang piripurna istimewa penetapan peraturan daerah tentang anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Buton pada tahun 2019 dipimpin langsung ketua DPRD Buton, La Ode Rafiun SPd dan turut hadir Bupati Buton, Drs La Bakry Msi, Setda Buton, Sejumlah Anggota Dewan, Para Kepala Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD), perwakilan polres Buton dan TNI.

Pada Kesempatan itu, Bupati Buton, Drs la Bakry Msi mengatakan dipenghujung tahun 2018 telah mengukir sejarah diakhir tahun dalam rangka perbaikan dan pembangunan kabupaten Buton di tahun 2019.

Setelah mendengarkan pandangan fraksi, lanjutnya, bahwa penyelanggara pembangunan di tahun 2019 akan sukses seperti di tahun 2018. Tentunya semua itu bisa tercipta karena antar pihak eksekutif dan legislatif telah seiring dan sejalan pemahaman dalam semangat yang sama dalam membangun Kabupaten Buton.

“Kita telah menyelesaikan tugas bersama dalam mengawal pembangunan,” katanya

Kata dia, berdasarkan hasil evaluasi yang lalu terhadap rancangan APBD tahun 2019, maka dapat disampaikan bahwa pendapatan daerah tahun 2019 sebesar Rp 750,934 Miliar yang bersumber dari PAD sebesar 19,157 Miliar, Dana Perimbangan sebesar 620,293 Miliar serta dari lain lain pemdapatan daerah yang sah sebesar 111,483 Miliar.

“Sedang pada belanja daerah mencapai 758,472 miliar, dimana di alokasikan pada belanja tidak langsung sebesar 407,056 Miliar dan belanja langsung sebesar 351,415 miliar, tentunya dampak dari besarnya belanja dibandingkan pendapatan daerah harus ditutupi oleh penerimaan pembiayaan agar terjadi keseimbangan antar pendapatan dan belanja daerah,” Katanya

Dengan terbatasnya anggaran tersebut, Orang nomor satu di kabupaten Buton menegaskan untuk manfaatkan dengan sebaik mungkin sehingga dapat lebih bermanfaat kepada masyarakat sebab tantangan kedepan yang akan dihadapi semakin kompleks dalam mewujudkan kesejahtraan masyarakat.

“Banyaknya tantangan dan hambatan baik yang berasal dari internal pemerintah maupun eksternal dapat berpengaruh nyata manakala tidak di menage dengan baik, kerja sama yang harmonis merupakan suatu keniscayaan yang harus dilaksanakan, peran pengawasan yang intensif utamanya dari dewan sangat dibutuhkan sehingga dapat mengantar pada terwujudnya pemerintah profesional dan pembangunan pro sumberdaya serta akuntabel,” Ujarnya

Menurutnya, perencanaan pembangunan yang dilakukan tentuhnya harus membutuhkan masukan baik secara empiris maupun kajian akademik guna penyempurnaannya melalui peningkatan kualitas dan kuantitas pendapatan asli daerah, perbaikan pelayanan kesehatan, pelayanan pendidikan, peningkatan kualitas perempuan, sektor pertanian, perrikanan.

“Akan memperkaya strategi dan akan dikaji secara tehnis sehingga penerepannya akan dapat dilaksanakan dan memuaskan kita bersama, dan semua hal itu membuhtuhkan penanganan yang serius guna dapat mengantar masyarakat pada gerbang kesejahtraan yang kita cita citakan bersama,”

Sementara itu, Bupati Buton, Drs La Bakry Msi ketika dikonfirmasi Baubau Post usai sidang rapat paripurna istimewa tentang penetapan rancangan APBD Tahun 2019 mengatakan Pencapaian pembangunan di tahun 2018 sudah sesuai dengan harapan.

“Pasti, kita capai targetnya sesuai dengan harapan kita,” Tutupnya

Untuk diketahui, Pembangunan infrastruktur yang telah direalisasikan oleh Pemerintah kabupaten Buton diantarahnaya jalan ibu kota kecamatan Pasarwajo, Jalan setiap kelurahn/Desa, troktoar, drainase dan pembenahan kawasan takawa, dan pada tahun 2019 di upayakan untuk disempurnakan kembali.(*)

Pin It on Pinterest