Mahasiswa Tolak Hasil Pemilihan Rektor Unidayan Periode 2019-2023

image_pdfimage_print

 Panpel Pemilihan Rektor Diduga Lakukan Kecurangan

Peliput: Zul Psani

BAUBAU, BP – Aliansi Mahasiswa Unidayan Menggugat (AMUM) yang tergabung dari beberapa barisan mahasiswa Unidayan menggelar unjuk rasa di depan Kampus Unidayan kamis (03/01). Dalam aksinya mahasiswa menyoroti dugaan indikasi kecurangan Panitia Penselenggara (Pansel) dalam pemilihan Rektor Unidayan.

Dalam orasinya, Koordiator Lapangan (Korlap) aksi La Ode Ahmad Faisal, menegaskan bahwa pihaknya menolak hasil pemilihan Rektor Unidayan periode 2019-2023 yang bertentangan dengan Undang-undang yang telah diselenggarakan oleh Pansel.

“Setelah kami telaah secara yuridis, ditemukan beberapa kejanggalan terkait pengangkatan kembali Bapak LM Sjamsul Qamar sebagai rektor Unidayan yang kami nilai bertentangan dengan peraturan perundang-undangan,” tegasnya dalam orasinya.

Ditambahkan, berdasarkan UU No 14/2005 tentang guru dan dosen pasal 67 tentang pemberhentian dosen, Permedikbud No 33/2012 tentang pengangkatan dan pemberhentian pada perguruan tinggi pasal 9 ayat 1 huru a d dan h tentang pemberhentian rektor dan Permenristek dikti No 2/2006 tentang registrasi pendidik pada perguruan tinggi pasal 6 ayat 4.

“Tepat pada tahun 2017 Bapak LM Sjamsul Qamar telah memasuki usia 65 tahun. Maka kami meminta pada Pansel untuk melakukan proses penjaringan ulang, serta meminta kepada senat Unidayan untuk membubarkan Pansel dan membentuk kembali Pansel yang baru,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu orator lainya, Muhamad Piko mengugkapkan Pihak Pansel harusnya melaksanakan penyelenggaraan pemilihan rektor sesuai dengan amanat dari undang-undang sebagaimana telah menjadi payung hukum dari pelaksanaan pemilihan rektor.

“Saya sampaikan pada panitia seleksi, atas dasar prosedural, profesional tindakan dalam menegakkan aturan hukum penyeleksian pemilihan rektor harus melihat pada ketetapan perundang-undangan. Sehingga pada hari ini Pansel pemilihan rektor telah mandul sekali laki Pansel pemilihan rektor telah mandul dalam menyelenggarakan seleksi pemilihan rektor Unidayan,” teriak Piko.

Pantauan Baubau Post dalam aksi tersebut mahasiswa membawa spanduk yang bertuliskan yang menyoroti kinerja panpel pemilihan rektor dianataranya tolak rektor ilegal tegakan konstitusi pansel rektor mandul.

Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari panitia penyelenggara rektor.(#)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This