Enam Pelaku Judi di Tanganapada Mulai Disidangkan

image_pdfimage_print

Peliput : Ady Cacung

BAUBAU,BP- Enam pelaku perjudian di Kelurahan Tanganapada yang diamankan polisi pada 15 November 2018 lalu, mulai dipersidangkan pada Kamis (03/01).

Kasi Pidum Kejari Baubau Awaluddin Muhamad SH MH saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (04/01), mengatakan saat itu petugas kepolisian sedang menggelar cipta kondisi untuk menyasar penyakit masyarakat yakni judi. Para terdakwa yang diamankan berjumlah enam orang, dua wanita dan empat pria yakni Nurliati (28) sebagai rumah tangga, Fisal khan (21) sebagai mahasiswa, Irwan (23) mahasiswa, Risman (23) mahasiswa, Yulia (25) Janda ibu rumah tangga, Rahmat (27) mahasiswa.

Dikatakan, saat persidangan berlangsung mereka mengakui telah sering melakukan permainan judi didalam kamar kos terdakwa Yulia yang terletak di lorong Stai. Keenam orang terdakwa mengakui jika permainan judi yang dilakukan hanya iseng-iseng.Terdakwa yulia juga mengakui sebagai otak perjudian karena dialah yang mengajak untuk bermain judi bersama didalam kamar kosnya.

“Mereka melakukannya dengan iseng iseng, bukan menjadikan mata pencarian,” katanya.

Jelas Awal, pihak kepolisian telah mengintai lokasi kos tempat keenam terdakwa untuk berjudi dan polisi berhasil mengamankan barang bukti uang senilai Rp 433.000 dan 1 set kartu domino 28 lembar yang digunakan untuk bermain judi.

Keenam terdakwa tersebut mengharapakan keuntungan dari permainan yang dilakukannya tersebut. Namun karena untung untungan mendapatkan kartu bagus yang mengakibatkan seseorang menang. Dalam fakta persidangan, keenam terdakwa mengakui bahwa barang bukti sejumlah uang tersebut adalah hasil perputaran uang dari permainan judi yang dilakukan.

“Pemahaman selama ini adalah judi hanya sebagai mencari untung untungan saja. kami juga menyayangkan apa yang dilakukan keenam orang pelaku ini dan berharap agar mereka tidak mengulanginya lagi karena membuat terbengkalai kuliah dan anak anaknya bagi yang sudah menikah,” harapnya.

Untuk diketahui, keenam terdakwa disangkakan dengan pasal pasal 303 ayat 1 ke 1 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama 10 tahun atau dengan hukuman denda setinggi-tingginya Rp 25 juta dan pasal dan Pasal 303 bis diancam denga pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak Rp 10 Juta. (#)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This