Monianse Sosialisasikan Penataan Penjual di Pasar Wameo

Wakil Walikota Baubau La Ode Ahmad Monianse SPd saat menyambangi dan melakukan Sosialisasi kepada para Pedagang di Pasar Wameo (4)

 Untuk Kenyamanan dan Menjaga Piala Adipura

Peliput: Prasetio M

BAUBAU, BP– Untuk mencegah kesemerawutan lokasi penjual di pasar Wameo, Wakil Walikota Baubau La Ode Ahmad Monianse turun langsung ke pasar untuk mensosialisasikan penataan kepada para pedagang di Pasar Wameo.

Wakil Walikota Baubau, La Ode Ahmad Monianse SPd saat ditemui Baubau Post, Jumat (05/01) mengatakan kedatangannya ke pasar wameo secara langsung untuk mensosialisasikan penataan lokasi para pedagang yang mulai terlihat semerawut yang disebabkan oleh pembangunan pasar wameo.

“Kan kita lihat sudah mulai semerawut, memang kita sadari, bahwa salah satu penyebab semerawutnya itu karena masih ada pembangunan pasar ikan yang belum kelar, namun demikian lantas karena itu, orang dapat berjualan di atas jalan,” kata Monianse.

Dikatakan, sambil menunggu kelarnya pembangunan pasar ikan, pihaknya memperbolehkan para penjual menempati lokasi di taman yang dekat dengan pinggir laut, namun tidak maju hingga ke atas jalan. Selain itu pihaknya juga mensosialisasikan para pedagang ikan yang berjualan bukan di dalam lokasi pasar untuk kembali berjualan di kawasan pasar.

“Kawasan pasar kita ini kan ada batasnya, yaitu pada pos perhubungan hari ini saya liat pasar itu mengikuti jalan sudah hampir ke Kotamara, dan itukan di luar kawasan pasar. Ini yang kita ingin tertibkan,” ujarnya.

Sementara beberapa tambahan pedagang lainnya, pihak pemerintah merelokasi untuk menempati bekas pasar terbakar yang berada di sekitar Kantor Kecamatan Batupoaro. Selain itu juga sejumlah pedagang yang menggunakan mobil, di arahkan untuk berjualan di lokas sekitar kantor camat tersebut.

“Karena kalau kita tempatkan di daerah mesjid, maka akan mengotori situs sejarah yang ada di situ juga kawasan mesjid, karena memang itu bukan kawasan pasar,” ungkapnya.

Dari apa yang dilakukan pihaknya ada beberapa pedagang yang berterima kasih dengan sosialisasi penataan, karena dengan penataan itu kawasan pasar terlihat rapi dan semakin ramai terutama di kawasan pasar terbakar dekat kantor camat.

Lanjut Monianse, sosialisasi ini semata-mata untuk ketertiban dan kenyamanan para pedagang dan pembeli di Pasar Wameo. Selain itu juga untuk menjaga citra penghargaan Adipura yang terus disematkan pada Kota Baubau.

“Karena pasar yang tidak tertata dengan baik, akan terjadi penumpukan sampah di mana-mana, jadi kalau penataan pedagang baik, pengelolahannya baik, sampahnya juga dapat terkelola dengan baik, dan kebersihan kota terjaga,” ungkapnya.

Ia berharap, ke depan dengan apa yang telah dilakukan ini, tidak disikapi negatif oleh sebagian pedagang, pasalnya pemerintah optimis dengan penataan yang baik ke depan pengunjung pasar Wameo akan semakin ramai. (*)

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Asisten II setda Kota Baubau Muh Amsir Afie, Kepala Bagian Ekonomi Laode Ali Hasan, Kasat Pol PP Drs Rahmat Tuta, Kadis Perindag Muh Rajlun, Kadis perhubungan Dr Wahyu MScPH, Camat Batupoaro Samsudin SPd, Lurah Wameo dan Pengelola Pasar Wameo Laode Abdul Rasyid. (*)

Pin It on Pinterest