SMPN 1 Baubau Masih akan Melaksanakan UN Manual

image_pdfimage_print

Peliput: Arianto W

BAUBAU, BP- Memasuki tahun pelajaran 2019/2020, SMPN 1 Baubau belum juga melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Pasalnya fasilitas komputer masih terbatas hanya sebanyak 50 unit, dengan jumlah 493 siswa.

Kepala SMPN 1 Baubau Muhammad Aslihi SPd saat dikonfirmasi Baubau Post, Jumat (04/01) mengatakan sampai dengan saat ini sekolahnya masih menyelenggarakan Ujian Nasional (UN) secara manual dengan menggunakan lembaran soal/jawaban dan pensil tulis sebagai media pelaksanaannya.

” Jumlah komputer kami hanya sebanyak 50 Unit. Sementara jumlah komputer yang dibutuhkan saat UNBK sebanyak 100 Unit. Sehingga tidak memaksimalkan pelaksanaan UNBK dengan jumlah siswa kami yang sangat banyak,” jelasnya.

Dikatakannya, pihak sekolah tidak ingin menyelenggarakan UNBK di SMKN 1 Baubau. Seperti halnya beberapa sekolah sederajat lainnya, hal itu dikarenakan akan mempengaruhi psikologis siswanya dengan suasana baru.

“Kalau hanya kurang 10 sampai 20 unit, mungkin kita bisa nebeng disekolah lain namun kalau kurangnya sampai 50 unit tidak akan berjalan efektif. Sebab pelaksanaan UNBK disekolah lain itu akan mempengaruhi psikologis anak dengan situasi baru,” ungkapnya.

Untuk itu, ia berharap agar tahun pelajaran 2019/2020 pihak sekolah mendapatkan bantuan fasilitas komputer, sehingga bisa melaksanakan UNBK di tahun mendatang. Namun tetap akan dibantu dengan fasilitas komputer dari sekolah lain untuk mencukupi kekurangan komputer yang ada.

” Mudah-mudahan tahun anggaran 2019 ini kami ada bantuan fasilitas komputer sehingga tahun berikutnya sudah bisa melaksanakan UNBK. Karena kalau hanya kurang 10 komputer masih bisa kita nebeng di sekolah lain tapi kalau sudah kurang sampai 50 unit tidak memungkinkan karena bukan hanya kita yang menggunakan komputer,” tutupnya (#)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This