DPRD Baubau Setujui Dua Perubahan Perda Retribusi

Peliput: Gustam Editor: Hasrin Ilmi

BAUBAU, BP- DPRD Kota Baubau menyetujui pengajuan atas dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yakni Raperda perubahan atas Perda No 4 Tahun 2007 tentang retribusi pelayanan kesehatan RSUD Kota Baubau dan Perda No 32 Tahun 2012 tentang retribusi tempat rekreasi dan olahraga.

Penetapan dua perda tersebut dilakukan dalam sidang paripurna DPRD Kota Baubau jum’at (01/02) yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Baubau La Bara yang dihadiri langsung Walikota Baubau Dr HAS Tamrin MH.

Sidang paripurna diawali dengan pandangan gabungan komisi yang dibacakan oleh H Murhanto. Adapun hasil telaah gabungan komisi menytakan dalam proses pembahasannya dalam sesi tanya jawab dengan pemerintah, dimulai dari Raperda perubahan atas Perda No 4 Tahun 2007 tentang retribusi pelayanan kesehatan RSUD Kota Baubau. Dengan mempertimbangkan kemampuan pendapatan masyarakat, dalam hal ini bagi masyarakat tidak mampu dikenakan biaya sepertiga dari tarif dasar kelas dua.

“Kemudian pada Raperda perubahan atas Perda No 32 Tahun 2012 tentang retribusi tempat rekreasi dan olahraga dewan meminta penjelasan kepada pemerintah terkait dasarnya,” katanya.

Setelah diskusi dengan mempertimbangkan aspirasi masyarakat, lanjut Murhanto, permandian buatan yang dikelola pribadi dinyatakan dihapus. Besaran tarif objek rekreasi rata-rata Rp 5 ribu untuk dewasa dan Rp 2 ribu anak-anak.

“Pada pelayanan jenis peminjaman panggung, tarifnya sebesar Rp 200 ribu per kegiatan,” jelasnya.

Persetujuan atas rapaerda tersebut dipertegas dengan pembacaan putusan dewan oleh Sekwan Kota Baubau Wa Raja.

“Pimpinan DPRD Kota Baubau menyetujui penetapan Raperda perubahan atas Perda No 4 Tahun 2007 tentang retribusi pelayanan kesehatan RSUD Kota Baubau dan Perda No 32 Tahun 2012 tentang retribusi tempat rekreasi dan olahraga,”kata Sekwan Wa Radja SE.

Sementara itu, Walikota Baubau Dr HAS Tamrin MH menyampaikan terima kasih kepada dwan atas kerja sama dalam penindak lanjutan perda tersebut.

“Hal ini membuktikan bahwa ditengah kesibukan dewan, tetap komitmen untuk masyarakat dan daerah,” kata AS Tamrin.

Pantauan media ini, tiap-tiap fraksi dewan menyampaikan tanggapannya. Semuanya menyetui dan memberi pandangan positif atas dua raperda tersebut. (*)

Pin It on Pinterest