DKP Busel : Percepatan SKPT Mesti ‘Dikeroyok’

Peliput : Amirul

BATAUGA,BP-Pemerintah Kabupaten
Buton Selatan telah menetapkan sektor
kelautan dan perikanan merupakan
prioritas pembangunan daerah.

Hal itu sejalan dengan visi misi awal
pasangan Agus Faisal Hidayat dan La Ode
Arusani (Agusani) dalam kampanye
sebelum menjadi Bupati dan Wakil Bupati
Buton Selatan (Busel) defenitif, bahwa potensi
kelautan dan perikanan Buton Selatan
sebagai penopang utama untuk
mensejahterakan masyarakat . Hasilnya, saat ini Buton Selatan telah
mendapat persejutuan dukungan
pemerintah pusat hingga ditetapkan
sebagai lokasi Sentra Kelauatan dan
Perikanan Terpadu (SKPT), sesuai Keputusan Menteri
Kelauatan dan Perikanan nomor 51/2016.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan H.
La Ode Taatlan SH mengatakan untuk
mempercepat pembangunan pendukung
SKPT di Buton Selatan, bukan hanya
tugas Dinas Perikanan dan Kelautan
(DKP) Busel, tetapi menjadi perhatian
bersama Oganisasi Pemerintah Daerah
(OPD) lingkup Busel, terkait untuk
mensinkronkan programnya dalam
memberi dukungannya.

“Dalam waktu dekat ini DKP akan
melakukan rapat sosialisasi dengan OPD
terkait tentang dukungan percepatan
pembangunan SKPT di Busel,” ucap
Taatlan saat ditemui belum lama ini

.

Dengan, diadakannya rapat sosialisasi
SKPT lintas OPD lingkup Busel, bertujuan
untuk menyamakan pemahaman,
mengetahui tugas dan fungsi OPD, serta
memberi dukungan penuh dalam
menggenjot laju pembangunan SKPT di
Buton Selatan.

“Kami mengimbau OPD terkait tentang
pelaksanaan dukungan percepatan SKPT
agar kita keroyok atau kerja bersama,
SKPT sejalan dengan visi misi awal Bupati
dan Wakil Bupati Buton Selatan,
bagaimana potensi kekayaan laut kita
menjadi penopang kesejahteraan bagi
masyarakat,” imbaunya

Sebelumnya untuk mendukung
pelaksanaan SKPT, Pemerintah Buton
Selatan telah menyiapkan lahan seluas
100 hektar yang tersebar di 4 titik lokasi
strategis yakni, Sampolawa, Siompu,
Kadatua, dan Sampolawa

Untuk wilayah Sampolawa, lahan yang
disiapkan oleh pemerintah daerah telah
terbangun lokasi Tempat Pelelangan Ikan
(TPI) dan pabrik es balok dengan
kapasitas 10 ton perhari. Kemudian PDAM
telah membangun jaringan pipa air bersih
diseluruh wilayah Busel yang
juga menjadi sarana dan prasana
pendukung percepatan SKPT

.

Kata Taatlan, untuk dukungan percepatan
SKPT, pihaknya akan membentuk tim-tim
ahli membuat masterplan secara detail.
Kemudian mensingkronkan program-
program daerah, propinsi hingga pusat. Ia
menargetkan dukungan percepatan SKPT
ini akan tuntas dibahas dalam waktu
dekat sehingga di bulan Juni tahun ini
program SKPT sudah berjalan

“Insya Allah, target kita bulan Juni sudah
eksen,” katanya

Ditambahkannya, potensi kekayaan hasil
laut Buton Selatan sangat besar, saat ini
tinggal menunggu dukungan fiskal
pemerintah pusat.(*)

Pin It on Pinterest