Komunitas HEbAT Baubau Edukasi Anak Tentang Sampah

image_pdfimage_print

Gandeng Relawan Hijau Kota Baubau

Peliput : Ady Cacung

BAUBAU, BP– Komunitas Home Education Based on Ahlak and Talent (HEbAT) Kota Baubau mengadakan kegiatan edukasi sampah, tujuannya untuk memberikan pemahaman sejak dini kepada anak tentang bahaya sampah yang dihasilkan terhadap lingkungan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Wakonti, Minggu (03/02). Peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 20 anak.

Koordinator Based on Ahlak and Talent (HEbAT) Kota Baubau di Komunitas HEbAT Nur Faizah Husen SPi, mengatakan pendidikan yang diajarkan kepada peserta mengenai pengenalan tentang sampah dan bagaimana sampah itu bisa merusak lingkungan. Sampah organik dan non organik diperkenalkan untuk memberikan pengetahuan sejak dini kepada anak yang didampingi langsung orang tuanya masing-masing.

“kita harapkan orang tua ayah bunda bersama-sama mendidik anak dari dalam rumah, untuk memiliki ahlak dan talenta sesuai bakat dan keunikan anak masing-masing,” ungkapnya saat ditemui di di Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Baubau sebelum melakukan tour ke TPA Wakonti.

Lanjutnya, sebelum menuju TPA Wakonti, pihaknya telah memberikan pengenalan awal melalui rekaman video pendek tentang sampah yang dapat merusak lingkungan dan ekosistem laut, baik hewan maupun terumbu karang.

“Sampah plastik yang bertebaran di laut mengakibatkan sampah itu dimakan oleh hewan laut, lalu mereka mati sendiri dengan perlahan karena sampah yang bersarang di dalam perut hewan itu,” kata Nur Fauziah.

Sambung Nur Fauziah, dalam kegiatan ini juga diperlihatkan bahwa, hutan hijau tempat berlindungnya hewan dikorbankan untuk tempat pembuangan akhir sampah yang dihasilkan oleh masyarakat Kota Baubau.

“Kita memberikan fasilitas, mereka yang akan bertanya sendiri dengan apa yang mereka saksikan, namun fasilitator dari TPA kami sudah siapkan untuk memberikan jawaban kepada anak tentang pertanyaan yang mereka ingin tahu,” tandasnya.

Dikatakan, kegitan ini ditargetkan akan diadakan setiap minggu, namun masih dalam agenda ke depan, karena jika anak-anak lebih ingin tahu, maka pihaknya akan memfasilitasi minat anak-anak untuk mengenal bahaya sampah dengan mengundang mentor yang memberikan pengarahan kepada mereka.

Hal senada diungkapkan Kordinator HEbAT wilayah Sulawesi dan Maluku Rahmaniar Azi SSos yang juga hadir menyaksikan langsung kegiatan tersebut memberikan apresiasi positif. Untuk itu, pihaknya berharap anggota komunitas terus melakukan inisiatif dan program yang bisa memberikan pelajaran anak sehingga bisa menumbuhkan kemandiran dalam beraktifitas.

“Saya kira ini langkah yang harus kita dukung bersama. Apalagi, pengenalan sampah dan pengelolaannya dapat dipraktekan langsung oleh anak dilapangan,”katanya.

Sementara itu, Kordinator Relawan Hijau Kota Baubau Yamin mengatakan, pihaknya menyambut baik program yang dilakukan Komunitas HEbAt Kota Baubau yang mengenalkan sampah kepada anak sejak awal. Selain itu, dengan kegiatan ini isu sampah atau lingkungan ini menjadi isu bersama untuk lingkungan.

“Kita berharap dengan pengenalan awal tentang sampah ini dapat dimengerti dan tertanam dalam jiwa anak sejak dini,”katanya.

Pantauan Baubau Post, dalam kegiatan ini peserta langsung melakukan praktek kerja untuk memilah sampah. Selanjutnya, ;angsung meninjau lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Wakonti. (#)

X

Pin It on Pinterest

X
Share This