Penglolaan Dana Desa Bubu Barat Diduga Tidak Transparan

Peliput: Zukman

BURANGA, BP- Ketua Lembaga Pemerhati Masyarakat Desa Bubu Barat, Kasrun menilai, jika pengunaan Dana Desanya yang dikelola oleh Plt Kades Bubu Barat, Candra Sakti tidak transparan. Selain itu juga dalam pergantian aparat desa tidak sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Dikatakan, banyak kejanggalan yang terjadi di desanya, antara lain pemotongan Rp 20.000 per orang untuk pekerjaan pembuatan jalan tani.

” Yang diberikan kemasyarakat hanya Rp 85.000 yang seharusnya Rp 105.000,” kata Kasrun ditemui Senin (04/03).

Selain itu, adanya perangkat masjid yang menjabat sebagai moji perempuan tidak diberikan honornya. Candra juga melakukan pergantian anggota LPM yang semestinya bukan wewenangnya, karena anggota LPM dipilih oleh masyarakat.

Ia menambahkan, pembagian strom babi yang dilakukan oleh Plt Kades tidak tepat sasaran dan tidak sesuai dengan hasil keputusan musyawarah masyarakat.

” Tidak tepat sasaran atau terkesan pilih kasih. Kami ini bicara fakta yang terjadi di lapangan,” ungkapnya.

Banyaknya permasalahan dan tidak transparannya pengunaan dana desa Bubu Barat, sehingga pihaknya menganggap Plt Kades Bubu Barat tidak layak mwenjadi pemimpin desanya. Ia juga berharap agar Pemerintah kabupaten Butur khususnya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) utnuk merespon permintaan masyarakat Bubu Barat.

” Kami juga berharap inspektorat Butur selaku auditor keuangan Kabupaten Butur untuk segera mengusut persoalan keuangan yang terjadi di desa Bubu Barat,” tutupnya. (*)

Pin It on Pinterest