Kopi Khas Buton Miliki Cita Rasa Tersendiri di Mata Dunia, La Bakry: Kita Berusaha Kopi Khas Buton Dapat Hak Intelektual dari Dunia

Peliput: Prasetio M

BAUBAU, BP- Kopi Kaongkeongkea yang berada di kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton merupakan Kopi asli Buton yang terkenal, yang memiliki cita rasa tersendiri di mata dunia.

Hal itu yang diungkap oleh Bupati Buton La Bakry beberapa waktu lalu.

” kopi khas Buton tersebut memiliki cita rasa tersendiri sehingga diakui dunia dan mancanegara,” ujarnya.

Sehingga pihaknya akan berusaha agar kopi asli Buton tersebut mendapatkan hak intelektual dari dunia dan memperoleh pengakuan dari pemerintah pusat melalui Kemeterian Hukum dan Hak asasi manusia (Kemenkumham).

Sejarah Kopi Asli Buton Kaongkeongkea berawal ditahun 1950-an, ketika seorang pegawai Pertanian asal keraton Wolio, Kelurahan Melai saat ini,  oleh ABD Karim yang membawa bibit kopi dan mensosialisasikannya ke masyarakat setempat untuk membudidayaan tanaman kopi tersebut. Lambat laun pembudidayaan perkebunan kopi Kaongkeongkea berkembang dengan wilayah perkebunan yang semakin luas. Sekitar pertengahan tahun 1970-an sampai 1990-an penghasilan kopi Kaongkeongkea mencapai Puluhan ton per tahunnya.

Kini, penghasilan Kopi Kaongkeongkea pertahunnya tidaklah sebesar pada masa masa sebelumnya, dikarenakan hama penyakit yang ada, namun budidaya  perkebunan kopi Kaongkeongkea terus digenjot, sehingga mampu bersaing pada tataran Nasional maupun Internasional. Telah berpuluh puluh tahun kopi Kaongkeongkea sejak bibit pertama telah membawa manfaat yang sangat besar menopang kemajuan perekonomian dan pembangunan masyarakat desa Kaongkeongkea.

Lanjut, pemasaran hasil kopi Kaongkeongkea terbilang mudah, salah satunya pemasaran melalui pasar lokal di desa Kaongkeongkea yang telah ada sejak tahun 1960-an hingga saat ini, dan dipasarkan kembali kepada masyarakat sekitar Kabupaten Buton, seperti Kota Baubau. (***)

Pin It on Pinterest