Sekda Busel Tidak Tahu Ada Penolakan KKL STAI di Daerahnya

Peliput : Amirul

BATAUGA,BP- Sekretaris Daerah Busel, Drs La Siambo mengaku tidak mengetahui adanya penolakan Pemerintah Kabupaten Buton Selatan (Pemkab Busel) kepada mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Baubau yang melaksanakan KKL di Buton Selatan. Kondisi ini sangatlah ironis mengingat posisi sekda sebagai leader ASN di Busel.

Kejadian penolakan oleh Pemkab kepada mahasiswa yang melaksanakan KKL di Busel itu terjadi hari Senin (4/3) pukul 20.00 wita, setelah mahasiswa sudah berada dimasing-masing lokasi KKL di Busel, dan saat kejadian itu Sekda Busel masih berada diluarĀ  daerah.

“Terkait penolakan itu saya tidak tahu, karena saat itu masih berada di Kendari,” kata Siambo saat dikonfirmasi melalui via ponsel, Jumat (8/3).

Ia mengatakan, sebelumnya surat izin resmi STAI yang ditujuhkan ke Bupati Busel untuk melaksanakan KKL di Kecamatan Lapandewa dan Sampolawa, sudah diterima oleh Sekretariat Daerah (Setda).
Dan terkait penolakan Mahasiswa KKL STAI, ia mengaku, jika hingga saat ini Pemda Busel belum mengeluarkan surat secara resmi kepada pihak akademik STAI.

“Kami belum bersurat ke STAI, tetapi yang pasti saya tidak tahu kenapa ada penolakan itu, dan apa alasannya, karena itu kebijakan pimpinan,” katanya.

Lanjutnya, tidak hanya STAI yang akan melakukan Tridharma perguruan tinggi di Busel. Beberapa perguruan tinggi lain di kota Baubau seperti Universitas Muhammadiyah Buton (UMB) dan Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) juga akan melaksanakan KKL di Busel sesuai dengan kalender akademik. Hanya saja, pihak UMB belum bersurat secara resmi.

“Jadi surat yang masuk di Pemda ini baru Unidayan dan STAI. Kalau UMB itu belum masuk,” ucapnya.

Untuk Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) surat resmi sudah diterima dan agenda KKL di Busel dilaksanakan sesudah Pemilu serentak digelar, atau tepatnya dibulan Mei, hal itu sesuai pembahasan internal Pemda Busel.

“Ada juga di Batuatas, 800 orang mahasiswa Unidayan yang sudah masuk KKL dan harus dipulangkan,tapi disampaikan nanti selesai pemilu baru masuk,” tukasnya (*)

Pin It on Pinterest