Terdakwa Korupsi SMAN 5 Baubau Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara

Peliput : Asmaddin

BAUBAU,BP- Kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) masuk sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Kendari. Jaksa menuntut terdakwa satu tahun enam bulan penjara.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Baubau La Ode Rubiani saat ditemui awak media mengatakan, pihaknya menuntut satu tahun enam bulan karena mempertimbangkan terdakwa beritikad mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 196 juta.

“Ada itikad baik mengembalikan uang negara secara full,” ungkapnya.

Dia mengatakan, indikator kebijakan itulah yang diambil saat memberikan keputusan pidana terhadap terdakwa. “Ada keputusan meringankan sedikit untuk para terdakwa dengan itikad yang telah dilakukannya,” tambah Rubiani.

Pihaknya sampai saat ini tidak melakukan penahanan kepada para terdakwa. Kejaksaan juga kini menunggu sidang lanjutan berikutnya, agar cepat mendengarkan putusan hukuman dari majelis hakim atas kasus yang dijalani terdakwa.

“Saat ini kita tengah posisi menunggu sidang berikutnya,” kata Rubiani.

Pihaknya berharap sidang segera dilakukan dan berjalan lancar agar terdakwa cepat menjalani hukuman untuk mempertanggungjawabkan perbuatan yang dilakukan.

Pada sidang sebelumnya kedua terdakwa tidak menyangkali kesalahan-kesalahan yang telah disangkakan. Untuk diketahui, dugaan kasus korupsi SMAN 5 Baubau menyeret kepala sekolah La Ode Hane (46) dan Asmun (49). (#)

Pin It on Pinterest