Penyuluhan Agama, Cegah Masalah Sosial Di Busel

Peliput : Amirul

BATAUGA,BP-Tidak dapat dipungkiri, masyarakat pada umumnya tidak terlepas dari keadaan sosial. sebab masyarakat adalah makhluk sosial yang saling berhubungan antara satu dengan yang lain, saling berinteraksi mencapai tujuan hidup.

Namun pada proses interaksi sosial yang negatif akan menjerumuskan ke hal-hal yang negatif begitu juga sebaliknya.

Salah satu kondisi sosial masyarakat yang saat ini selalu menjadi fokus perhatian pemerintah adalah tindak kekerasan terhadap perempuan, trafiking, kekerasan seksual hingga pernikahan usia anak.

Kementerian Agama (Kemenag) Buton Selatan (Busel) memiliki peran dan tugas untuk mencegah hal-hal negatif tersebut khususnya di Buton Selatan, melalui perpanjangan tangannya yakni penyuluh agama yang ditempatkan diwilayah kecamatan, kelurahan dan desa di Busel.

Kepala Kemenang Busel Drs H La Rija MPdi mengatakan ada 58 penyuluh agama yang tersebar di tujuh kecamatan di Busel. Tugas penyuluh ini mendukung kinerja Kemenag dalam memberikan bimbingan agama islam langsung kepada masyarakat. Hal ini juga untuk mencegah hal-hal negatif yang timbul dari dampak sosial masyarakat.

“Tugas penyuluh agama PNS ini kepada masyarakat dititik beratkan pada bimbingan beberapa hal, pencegahan penyalahgunaan narkoba, kekerasan rumah tangga, pencegahan penikahan dini, traffiking, pencegahan paham radikal dan beberapa dampak sosial lainnya,” ucap La Rija saat ditemui beberapa waktu lalu.

Kata La Rija, penyuluh ini akan memberikan pemahaman pengamalan nilai-nilai agama dan pemahaman religius yang dihadirkan ditengah-tengah masyarakat. Misalnya soal pernikahan dini.

“Masyarakat harus diberikan pemahaman bahwa pernikahan yang dibolehkan agama itu adalah laki-laki yang telah berusia 19 tahun dan perempuan berusia 17 tahun,” jelasnya.

Penyuluh merupakan tangan panjang pemerintah melalui bahasa agama, yang menjadi ujung tombak Kementerian Agama yang langsung berhadapan dengan masyarakat, termasuk para guru yang senantiasa berhadapan dengan murid.

“Disamping itu tugas penyuluh juga mendukung program-program TPQ yang berada ditingkat kecamatan, kelurahan hingga desa untuk menguatkan nilai-nilai keislaman pada generasi penerus bangsa,” tukasnya (*)

Pin It on Pinterest