Walikota Warning Pungli Pengurusan Sertifikat Tanah -AS Tamrin: Lurah Jangan Main-main

Peliput: Gustam

BAUBAU, BP- Walikota Baubau Dr HAS Tamrin MH mewanti-wanti pungutan liar (pungli) dalam kepengurusan sertifikat tanah. Orang nomor satu di Kota Baubau itu menegaskan, tidak boleh ada pungutan dalam pelayanan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, usai menyerahkan ribuan sertifikat tanah kepada masyarakat Kelurahan Kadolokatapi, sabtu pagi (13/04), AS Tamrin mengimbau para lurah beserta pihak pertanahan untuk tidak bermain-main dengan sistem kepengurusan sertifikat tanah.

“Saya ingatkan, baik lurah maupun agraria, jangan bermain-main (kepengurusan sertifikat tanah-red). Jangan sampai kita disorot-sorot. Saya dari dulu tidak main-main,” tegasnya di hadapan masyarakat.

Terlepas dari ada yang memberi secara ikhlas, AS Tamrin menyebut, jika itu merupakan bentuk syukuran masyarakat karena sertifikatnya telah diterima. Namun ditegaskan, jangan ada onkum yang meminta dengan mematok biaya.

“Kalau ada yang menyumbang untuk ngopi atau apa, itu tidak apa-apa. Misalnya ada yang ngajak, ayo kita syukuran, itu tidak apa-apa. Yang penting jangan meminta, mematok harga, itu tidak boleh,” tukas Doktor Ilmu Pemerintahan itu dengan raut wajah serius.

AS Tamrin ingin, di masa kepemimpinannya, tidak ada oknum pejabat yang bermasalah dengan hukum persoalan pengurusan sertifikat tanah. Untuk itu, ia terus memperingati seluruh petugas pengurusan sertifikat tanah agar bekerja sesuai aturan.

Diharapkan, masyarakat yang melakukan kepengurusan tanah terlayani dengan baik tanpa patokan pungutan. Sehingga sistem pengurusan sertifikat tanah di Kota Baubau berjalan baik tanpa kendala. (*)

Pin It on Pinterest