Trio Perusak Dalam Insiden Bobota Diancam 5,6 Tahun Penjara

Peliput : Asmaddin

BAUBAU,BP- Arsuwandi, Heri dan Romi merupakan trio pengrusakan motor dan rumah saat insiden di Bone-bone Tarafu (Bobota) beberapa waktu lalu. Ketiga terdakwa terancam hukuman 5,6 tahun penjara sesuai pasal 170 ayat 1.

“Inti pasalnya, terdakwa secara bersama-sama mengguanakan kekerasan terhadap barang,” ungkap Kasi Pidum Kejari Baubau Awaluddin Muhammad SH ditemui, Senin (15/04).

Benda yang dirusak oleh terdakwa adalah kaca jendela rumah dan satu unit sepeda motor. Dalam fakta persidangan, terdakwa membakar sepeda motor tersebut, hanya membantu melakukan pengrusakan dengan cara menendang, menginjak, melemparnya menggunakan batu dan balok kayu.

Sementara otak pelaku pembakaran kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Dua orang yang membakar motor tersebut, menarik sepeda motor yang tengah parkir di pinggir jalan, kemudian membakarnya di tengah jalan raya.

“Setelah ketiga terdakwa melakukan pelemparan, dua orang DPO tersebut menarik motor yang sendang parkir di pinggir jalan. Sadel motor dipaksa buka dan disulutkan api,” bebernya.

Dijelaskan, rumah korban pelemparan telah sepuluh kali menjadi korban pengrusakan saat insiden di perbatasan Bobota. Pihaknya menghadirkan barang bukti pecahan kaca rumah korban dan batu gunung yang digunakan ketiga terdakwa saat melempar rumah.(#)

Pin It on Pinterest