Peluang Isi Jabatan Wakil Bupati, Pomili Womal Pilih Tetap Di DPRD

Peliput : Amirul

BATAUGA,BP-Meski Plt H La Ode Arusani belum dilantik sebagai Bupati Buton Selatan (Busel) defenitif, namun isu politik siapa yang akan mendampinginya kelak menjadi wakil bupati Busel periode 2017-2022 masih tanda tanya.

Namun yang pasti mendampingi bupati defenitif kelak diperoleh dari keputusan politik dari partai pengusung yakni, PDIP, PKS, Golkar dan Demokrat.

Ketua DPD partai Demokrat Busel, Pomili Womal, mengaku tak akan maju dalam bursa calon wakil tersebut.

“Kalau saya pribadi, saya masih berniat untuk berperan dalam mengawal pemerintahan hari ini. Sekali lagi, sebagai partai pengusung sekaligus pimpinan partai Demokrat, saya belum punya niat untuk masuk di bursa calon wakil itu. Silahkan orang melakukan itu,” kata Pomili Womal saat ditemui di Kantor DPRD Busel, Selasa (14/5).

Lanjutnya, siapa pun kelak yang mendampingi wakil bupati merupakan Putra Putri terbaik Busel maupun berasal dari luar Busel, karena siapun dia mempunyai kesempatan yang sama untuk mengajukan diri ikut dalam kontestasi tersebut melalui partai Demokrat untuk kemudian di seleksi.

“Jangankan dari kota, dari mana saja di NKRI ini silahkan maju. Seleksinya nanti di partai pengusung,” tuturnya.

Ditanya apakah partai Demokrat telah mengantongi nama-nama yang akan di usung, kata Pomili Womal yang terpilih kembali di DPRD Busel periode 2019-2024 itu, mengaku belum punyai nama. Yang pasti masih menunggu pelantikan defenitif Arusani sebagai Bupati Busel defenitif.

“Kalau hari ini dilantik, besok nama itu sudah ada. Banyak pihak yang sudah berspekulasi terkait nama-nama yang akan di usung nanti. Namun saya selaku pemimpinan partai Demokrat Busel, belum melahirkan nama-nama itu. Yang pastinya, usungan partai Demokrat adalah putra putri terbaik yang punya andil dalam membangun Busel,” tegasnya.

Sebagai partai pendukung Paslon Agus-Sani, ia telah berjanji akan mendukung sepenuhnya kepemimpinan Agus Feisal Hidayat dan H La Ode Arusani. Entah itu masih pelaksana atau defenitif, Demokrat akan mengawal sebaik-baiknya kebijakan dan hal-hal lain yang menyangkut pengembangan daerah, karena mengawal pembangunan dan menjadi bagian didalamnya merupakan hal mulia.

“Sebagai partai pengusung pasangan Agus-Sani, Demokrat memiliki tanggungjawab moral untuk mengawal kebijakan tersebut,” tukasnya (*)

Pin It on Pinterest