Pemkot Kaji Keefektifan Perda Retribusi Parkir

Peliput: Gustam

BAUBAU, BP- Melibatkan akademi dari Universitas Haluoleo (UHO) Kendari, Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Baubau menggelar seminar akhir kajian pajak dan retribusi daerah, di Aula Rapat Kantor Walikota Baubau, selasa (14/05).

Turut hadir dalam seminar tersebut akademi dari Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) Baubau, Universitas Muhammadiah (UM) Buton, serta Perguruan Tinggi lainnya di Kota Baubau.

Dalam pelaksanaanya, kata Plt Kepala Balitbang Kota Baubau Amrin Taone, keefektifan Peraturan Daerah (Perda) retribusi menjadi pembahasan utama. “Jadi yang dikaji tadi itu hukumnya, Perdanya hidup atau tidak,” katanya.

Kesimpulannya, ungkap Amrin Taone, perlu dilakukan tindak lanjut terkait kebijakan retribusi. Meski diakuinya, penerapan Perda restribusi saat ini cukup efektif. “Retribusi Kota Baubau itu dalam paramaternya itu efektif, tetapi ada catatan, ada beberapa hal yang perlu ditindak lanjuti lebih baik lagi,” ungkapnya.

Terkait retribusi parkir misalnya, menurut Amrin, masyarakat tahu bahwa parkir di Kota Baubau lebih dari yang ditetapkan. Namun yang menjadi persoalan adalah jumlah retribusinya.

“Kita sepakat dengan teman-teman tadi bahwa, tidak signifikan antara realita parkir yang ada dengan capaian parkir yang diperoleh,” jelas mantan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Baubau itu.

Untuk itu, hasil dari seminar tersebut bakal dilaporkan kepada Walikota Baubau Dr HAS Tamrin MH untuk ditindaklanjuti.

“Cukup hidup tadi debatnya, banyak masukan informasi teman-teman akademisi unidayan, UM Buton untuk memperkaya analisa itu. Mudah-mudahan, setelah dokumen ini disusun, kita minta kepada daerah untuk menindaklanjutnya,” pungkasnya. (*)

Pin It on Pinterest