Pemkot Edarkan Surat Pembayaran THR Buruh

Peliput: Gustam

BAUBAU, BP- Kabar baik datang untuk para buruh. Surat pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) kini telah terbit dan sudah diedarkan ke semua perusahaan.

Surat edaran tersebut menindak lanjuti surat Gubernur Sulawesi Tenggara Nomor: 561/2904 tanggal 21 Mei lalu, tentang pembayaran THR keagamaan bagi pekerja atau buruh.

Dijelaskan dalam surat tersebut, pemberian THR keagamaan pagi para pekerja merupakan upaya memenuhi kebutuhan pekerja dan keluarganya saat merayakan hari raya keagamaan.

THR tersebut khusus diberikan kepada buruh yang mempunyai masa kerja satu bulan secara terus menerus atau lebih, serta mempunyai hubungan kerja dengan perusahaan berdasarkan perjanjian kerja waktu tertentu ataupun tidak tentu.

Besarannya, untuk buruh yang mempunyai massa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih diberikan satu bulan upah. Sedangkan untuk buruh yang mempunyai masa kerja satu bulan secara terus menerus kurang dari 12 bulan, diberikan secara proporsional sesuai masa kerja.

Beda halnya dengan besaran THR buruh yang memiliki perjanjian kerja. Disebutkan, untuk pekerja yang mempunyai masa kerja 12 bulan lebih, upah satu bulan dihitung berdasarkan rata-rata yang diterima dalam 12 bulan terkahir sebelum hari raya.

Sedangkan untuk pekerja yang kurang dari 12 bulan masa kerja , upah satu bulan dihitung berdasarkan upah yang diterima tiap bulan selama masa kerja.

Akhir surat edaran tersebut ditegaskan, THR buruh wajib dibayarkan oleh para pengusaha paling lambat tujuh hari sebelum hari raya, dan diawasi langsung Pengawas Ketenagakerjaan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Prov Sultra. (*)

Pin It on Pinterest