Lipidak Sultra Endus Penyalahgunaan ADD di Desa Waode Kolowo Butur

Peliput: Kasrun

BURANGA, BP- Lipidak – Sultra mengendus adanya penyalahgunaan Anggaran Dana Desa (ADD) Waode Kolowo Kabupaten Buton Utara (Butur). Oknum kepala desa diduga bermain dengan anggaran bantuan rumah tidak layak huni.

“Setelah kami melakukan insvestigasi dan memantau program ADD tahun ke tahun, ada dugaan penyalahgunaan ADD oleh salah satu oknum kepala desa di kabupaten Butur tahun anggaran 2017-2018”, ungkap Ketua Lipidak Sulta Mawan, Sabtu (01/06).

Pihaknya meminta kepada penegak hukum agar kasus ini diusut hingga tuntas. Pasalnya selain dapat merugikan keuangan negara, juga dapat merugikan masyarakat penerima manfaat.

“Mengingat negara kita adalah negara hukum, maka perlu dipahami bahwa setiap warga negara yang melanggar hukum harus dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang – undangan yang berlaku tanpa memandang siapa pun itu, tetap sama di mata hukum,” tandasnya.

Pihaknya juga meminta agar pihak berwenang melakukan audit terhadap pengelolaan ADD di Desa Waode Kolowo.

“Pihak inspektorat Buton utara harus secepatnya melakukan langkah-langkah secara pasti dan turun di lapangan dan mengaudit kepala desa Waode Kolowo”, pintanya.

Sebelumnya, pihaknya telah bertemu dengan Kades Waode Kolowo. Diketahui jika oknum kades berusaha akan mengembalikan uang yang diduga disalahgunakan itu.

“Jika kita merujuk kepada undang-undang pemberantasan tindak pidana korupsi pasal 4 undang-undang nomor 20 tahun 2001 dimana pengembalian kerugian keuangan negara tidak menghapus pidana bagi pelaku tindak pidana”, jelasnya.

Jika kasus ini tidak diproses, maka pihaknya akan melakukan ujuk rasa serta melakukan pelaporan. (*)

Pin It on Pinterest