Jamaah Masjid Raya Baubau Protes 15 Orang Pengurus Yang Terima Komisi 10 Persen Dari Hasil Celengan Masjid

 Ketua Masjid Raya: SK-nya Segera Saya Bekukan

Laporan: Prasetyo M

BAUBAU, BAUBAUPOST.COM- Masalah yang terus berulang setiap pergantian kepengurusan di Masjid Raya Kota Baubau (sekarang bernama Masjid Agung-red) terkait komisi perhitungan celengan masjid dari jamaah selalu jadi perdebatan alot. Kali ini dibawah kepemimpinan H Radeni,  jamaah masjid Agung Baubau memprotes 15 orang pengurus Masjid Agung yang menerima 10 persen komisi dari perhitungan celengan masjid.

Usai sholat jumat, protes itu disampaikan langsung kepada pengurus masjid Agung. Jamaah meminta agar Surat keputusan (SK) yang sempat ditandatangani Ketuia Masjid Agung untuk 15 orang yang menerima komisi 10 persen dari hasil celengan masjid dicabut.

“Pertama Kami menyampaikan bahwa masih banyak jamaah masjid Raya Baubau ini yang bersedia dengan sukarela dan karena Allah ta’ala mau menghitung hasil celengan itu tanpa minta komisi. Kedua kalau ada kelebihan uang yang dititipkan jamaah kepada masjid raya, maka lebih baik uang itu disumbangkan kepada masjid yang sedang dibangun di Baubau, sehingga hasilnya barokah. Dan ketiga kami meminta kepada pengurus Masjid Raya Baubau agar perhitungan uang celengan masjid itu diserahkan saja ke pihak clening service masjid,” ucap salah satu jamaah Masjid Agung Baubau Ali Jannah, Jumat (14/06/2019)

H Radeni menanggapi positif masukan dari jamaah. Dia pun berjanji akan segera membatalkan SK pengurus yang dikeluarkannya. “Setelah mereka menyelesaikan tugasnya hari ini, besok SK itu saya bekukan. Ini kan bukan SK walikota, jadi bisa langsung saya batalkan. Jadi biarkan hari ini mereka menyelesaikan tugasnya dulu, besok SK itu saya akan bekukan dan kita kembalikan ke cleaning service untuk menghitung celengan itu,” katanya, ketika dikonformasi media ini di Masjid Raya Baubau.

Jamaah lainnya menyebutkan, bahwa rata-rata hasil celengan Masjid Raya Baubau per bulannya bisa mencapai Rp 70-80 juta per bulan. Tapi khusus untuk Bulan Ramadan bisa mencapai Rp 200 juta per bulannya.

Amatan media ini, sempat memanas dan terjadi adu mulut antar jamaah terkait komisi 10 persen yang diberikan kepada 15 pengurus masjid itu, namun cepat dilerai jamaah lainnya hingga situasi bisa tenang kembali. (**)

Pin It on Pinterest