Kalah Pra Peradilan, Polres Baubau Tetapkan H Zaeru Tersangka

Peliput: Asmaddin

BAUBAU, BP- H Zaeru sebagai pemohon dalam gugatan pra peradilan Polres Baubau dinyatakan kalah di Pengadilan Negeri Baubau. Pemohon tetap dinyatakan sebagai tersangka.

Kasatreskrim Polres Baubau AKP Ronald Arron Maramis SIK ditemui Senin (24/06) mengatakan, penahanan telah dilakukan sejak enam hari lalu. Bahkan, berkas perkaranya telah bergulir di Kejaksaan dan telah ditahap satu. Setelah unsur formil dan materilnya telah dinyatakan lengkap, maka akan ditahap dua dan tinggal menunggu waktu untuk disidangkan.

“Kita tinggal menunggu petunjuk dari Kejaksaan apa kekurangan formil dan materilnya dan sampai sekarang tidak ada kendala terkait perkara ini,” pungkasnya.

Kasus ini merupakan masalah sengketa tanah yang telah bergulir di Polres Baubau sejak 2016 lalu. Dimana tersangka H Zaeru sebagai terlapor yang memegang sertifikat tanah di tahun 2013, sementara yang melaporkannya Rudianto Candra memiliki sertifikat tanah di tahun 2004. Namun, pihaknya tidak menyidik perkara itu, fokusnya pada pemalsuan dokumen.

“Kita sidiknya bukan masalah sertifikat tanahnya, tapi masalahnya ada pemberian tanda tangan, yang sebenarnya orang itu sudah meninggal dunia sekitar tahun 1999, dan itu yang dipermasalahkan. Dokumen itu yang digunakan tersangka untuk memperoleh sertifikat tanah di tahun 2013,” jelasnya.

Lebih lanjut Ronald menuturkan, ketika kepengurusan berkas tanah itu di tahun 2013 sampai di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Baubau, muncul kembali tanda tangan orang yang telah meninggal tersebut digunakan dalam kelengkapan berkas sertifikat tanah.

“Dia menggunakan dokumen palsu untuk mengurus sertifikat itu sampai bisa diterbitkan,” terang Ronald.

Dalam sidang pra peradilan itu, pihaknya hanya sebatas menguji bagaimana proses penetapan tersangka atas dirinya, bukan masalah kelayakan kasusnya atau tidak. Setelah dinyatakan menang dalam sidang, Polres Baubau kembali melanjutkan perkara pemalsuan dokumen dengan tersangka H Zaeru.

Sebelumnya di Pengadilan Negeri Baubau, H Zaeru menuntut Polres Baubau dalam sidang Pra Peradilan terkait penetapan dirinya sebagai tersangka. Gugatannya ditolak oleh Hakim tunggal Muhajir SH. Karena menurut hakim, tindakan yang dilakukan oleh Polres Baubau telah sesuai prosedur hukum dalam melakukan penyelidikan, dimana telah ditemukan peristiwa pidananya hingga dikembangkan menjadi penyidikan sampai ditetapkan H Zaeru sebagai tersangka.

Putusan pra peradilan itu dibacakan di ruang sidang PN Baubau secara terbuka. Dalam amar putusannya, Hakim Muhajir menolak dengan seluruhnya atas permohonan yang telah diajukan.

“Dari hasil perkembangan yang dilakukan termohon, telah ditemukan bukti kuat,” tutur Muhajir.

Untuk diketahui, sebelumnya tersangka telah diancam pidana dengan pasal 266 ayat 1 dan 2 KUHP subsider pasal 263 KUHP ayat 1 juncto pasal 55, 56 KUHP. (*)

Pin It on Pinterest