Petani Rumput Laut di Buteng Naik Haji

LABUNGKARI, BP – La Baua bersama istrinya Maria, warga Buton Tengah (Buteng) mendapatkan kesempatan berangkat haji di tahun 2019. Pasangan suami istri itu, tercatat sebagai calon jemaah haji, yang akan diberangkatkan pada 23 Juli mendatang.

Ibadah haji bisa menjadi sebuah kekuatan, ketika orang menginginkanya. Seperti yang dialami petani rumput laut di Buteng itu, dimana mendapat kesempatan bersama istrinya untuk ke tanah suci Mekah, di musim haji tahun ini.

Untuk sampai ke tanah suci Mekkah, dia bersama istrinya menabung sejak 2009, dari penghasilannya sebagai petani rumput laut dan istri membuka warung kecil-kecilan hingga menjual roti. Keduanya mendapatkan porsi naik haji pada tahun 2011, untuk berangkat di tahun 2019.

Pasangan suami istri yang berdomisili di Desa Waara, Kecamatan Lakudo, sudah berniat naik haji sejak tahun 1989. Dengan niat itu, kurang lebih puluhan tahun menabung.

“Saya bersama istri sangat bersyukur dan gembira bisa naik haji,” ungkap La Baua saat dikonfirmasi beberapa awak media di kediamannya, Selasa (9/7/2019).

Untuk dana haji yang dikeluarkan sebesar Rp 79 juta, pada penyetoran pertama sebesar Rp 51 juta dan untuk pelunasannya sebesar Rp 28 juta.

Ditempat berbeda, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Kantor Kementrian Agama Buteng, Abdul Azis Hasan mengatakan, jumlah jemaah haji Kabupaten Buteng sebanyak 30 orang, dengan rincihan 18 laki-laki dan 22 perempuan.

“Dari hasil pemeriksaan, kondisi kesehatan mereka sudah layak untuk terbang, hanya saja masih ada sebagian memiliki tekan darah tinggi,” tuturnya.

Peliput: Hengki TA

Pin It on Pinterest