Baru Tiga Tahun Berdiri, PDAM Busel Raih Predikat Sehat

BATAUGA,BP-Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Buton Selatan (Busel) yang berdiri pada tahun 2016 berdasarkan Perbup Busel nomor 13 tahun 2017 mendapat predikat PDAM Sehat dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Sulawesi Tenggara.

Penyerahan serifikat PDAM Sehat tersebut oleh Kepala BPKP wilayah Sultra Yan Setiyadi langsung diterima Plt Bupati Busel H La Ode Arusani, di gedung Lamaindo, Kamis (11/7).

Kepala BPKP wilayah Sultra, Yan Setiyadi mengatakan, penilaian PDSM Sehat ini merupakan kerjasama antara BPKP dan BP2SPAM perwakilan daerah. Indikator evaluasi penilaiannya dikembangkan oleh BP2KP.

Kata dia, ada indikator penilaian BPKP sehingga PDAM layak mendapat predikat Sehat. Yakni pelayanan, keuangan, operasi dan sumber daya manusia (SDM).
“Jadi nilai yang didapat oleh PDAM Busel ini 2,84. Nilai ini sedikit diatas kategori nilai kurang sehat,” ucap Yan Setiyadi saat ditemui sejumlah awak media di aula Rujab Bupati Busel.

Lanjutnya, tetapi bagi PDAM yang baru berusia tiga tahun , itu merupakan pencapaian yang luar biasa. Artinya, baru tiga kali dilakukan evaluasi sudah sehat.

Dia membeberkan, diwilayah Sultra, hanya dua PDAM yang masuk dalam memperoleh predikat sehat.

“Pertama PDAM Buton Selatan dan PDAM kota Baubau,” tukasnya.

Sementara, Kabag BP2SPAM kementerian PUPR, Ir Desra, MT menuturkan, mekanisme penerima bantuan dari kementerian harus ada kesiapan dari PDAM setempat dan Pemerintah daerah. Artinya, semua kriteria jenis bantuan sudah disiapkan sejak awal agar bisa terbangun.

Lanjutnya, apabila proposal pengajuan telah diterima, PDAM harus menyiapkan tata kelola yang baik agar apa yang dibangun pemerintah pusat tidak sia-sia di daerah nantinya.

“Pada 2024 mendatang, PDAM dengan kategori sehat diharapkan sehat 100 persen atau memperoleh nilai lima sebagai angka klimaks,” tuturnya.

Ia berharap sinergitas antar semua pihak dapat berjalan dengan baik yang kemudian ditindaklanjuti oleh bupati beserta jajarannya di tingkat daerah.

“Diharapkan agar sambungan rumah (SR) sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat dapat tersambung diseluruh wilayah PDAM Busel,”ujarnya.

Berdasarkan rencana pembangunan jangka panjang (RPJP), tahun 2020 mendatang kementerian PUPR telah memprogramkan air bersih menjadi air siap minum yang aman di 75 persen masyarakat di indonesia. Dengan begitu, kontribusi PDAM Busel diharapkan sangat menunjang program tersebut.

Sementara untuk bantuan teknis kategori zona air minum prima siap minum sudah masuk dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMD) sampai tahun 2024 mendatang. Pada program tersebut, kurang dari 17 PDAM akan menjadi target kementerian untuk mendukung program tersebut.

“Kami sangat senang atas perhatian dan antusias dari para PDAM untuk program zona air minum aman. Dari 17 PDAM yang menjadi target itu mungkin salahsatunya adalah Busel,” bebernya.

Sedang untuk bantuan fisik, BP2SPAM diharapkan membantu Pemda untuk bersurat ke kementerian. Apabila direspon, pihak kementerian kemudian akan menurunkan tim ahli untuk mempersiapkan kebutuhan lapangan.

Dilokasi yang sama, Plt Bupati Buton Selatan H La Ode Arusani mengharapkan kinerja PDAM Buton Selatan terus ditingkatkan.

“Mendapat predikat PDAM Sehat dari BPKP wilayah Sultra merupakan pelecut untuk lebih berupaya lagi dalam bekerja dalam melayani masyarakat atas kebutuhan air baku,” ucapnya.

Sebelumnya, direktur PDAM Busel, Tamrin mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak sehingga PDAM Busel mendapat kategori sehat. Hal ini bukanlah perkara muda dari penyusunan SOP, asistensi, laporan keuangan dan asistensi lainnya.

“Harapan kami kiranya pihak terkait tidak bosan menerima kami saat melakukan konsultasi di kantor BPKP perwakilan Sultra. Berkat kerjasama yang baik, PDAM Busel akhirnya mendapatkan kategori PDAM sehat,” harapnya.

Diakuinya bahwa merebut sesuatu itu adalah perkara muda, yang sulit itu bagaimana mempertahankan apa yang telah diraih. Namun bagi PDAM Busel, penghargaan itu merupakan pijakan awal sekaligus tantangan untuk mewujudkan visi Busel yaitu terwujudnya PDAM yang sehat, mandiri, profesional dan pelayanan prima untuk kesejahteraan seluruh masyarakat Busel.

“Dan untuk karyawan dan karyawati PDAM Busel, terimakasih atas kerja kerasnya serta mari bahu membahu tingkatkan kinerja kita untuk mencapai visi kinerja. Mari kita wariskan mata air jangan air mata,” tukasnya

Peliput : Amirul

Pin It on Pinterest