TP4D Kawal Pembangunan Bandara Betoambari Senilai Rp 22 Miliar

BAUBAU, BP – Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) pada Kejari Baubau kembali mengawasi pembangunan Bandara Betoambari. Dikuatkan dengan surat perintah Dari Kemenhub Prin-01/R.3.11/Dpp.4/5/2019 tanggal 23 Mei 2019.

“Kita diberi tanggungjawab pengawasan pada pembangunan Bandara Betoambari sesuai surat perintah per tanggal 23 Mei 2019,” kata Kasi Intel Kejari Baubau Ruslan SH MH.

Dia mengatakan, proyek pengerjaan itu meliputi pekerjaan runway, pekerjaan taxi way, fillet dan turning arena dari kantor Unit Penyelenggara Bandara Udara (UPBU) Betoambari Kota Baubau. Pembangunan tersebut menelan anggaran mencapai Rp Rp 22 miliar.

Ketua TP4D Kejari Baubau ini menuturkan, proyek itu dikontrak senilai Rp 22.160.000.000 oleh Kontraktor PT Fatadeco Tama Jaya berdasarkan nomor kontrak 103/37/BUB/V/2019 tanggal 16 Mei 2019.

Selain itu, dalam surat perintah yang sama pihaknya juga mengawal pembebasan lahan untuk perluasan landasan pacu Bandara Betoambari per bulan Juni 2019. Lahan tersebut dibebaskan Pemerintah Kota Baubau senilai Rp 6 Miliar.

“Tanah itu dibebaskan untuk perluasan landasan pacu,” kata Ruslan.

Pembebasan lahan juga dilakukan untuk bangunan kerja atau jasa, dengan menelan anggaran Rp 3,5 Miliar. Kemudian juga pengadaan tanah kosong untuk pembangunan green belt, ruang tata hijau dan publik space dengan nilai anggaran Rp 1,5 Miliar.

“Dengan tahapan proyek tersebut merupakan pekerjaan persiapan pelaksanaan pembebasan ganti rugi,” tutupnya.

Peliput : Asmaddin

Pin It on Pinterest