Waspada Gelombang Tinggi di Baubau, Nahkoda Diminta Saling Koordinasi

BAUBAU, BP – Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Betombari mengeluarkan peringatan dini mengenai tinggi gelombang mencapai 2,5 meter di perairan Baubau per 18 sampai 21 Juni. Menyikapi hal ini Syahbandar Kantor Unit Pelayanan Pelabuhan (KUPP) Murhum Baubau meminta kepada seluruh nahkoda kapal untuk saling koordinasi.

Surat peringatan dini yang dikeluarkan BMKG bernomor ME.01.02/201/KKNI/VII/2019, yang menyatakan gelombang tinggi berpeluang terjadi di Kota Baubau, dengan status waspada

“Olehnya itu, kita minta kepada nahkoda-nahkoda kapal untuk antisipasi dan lebih sering komunikasi atau saling koordinasi mengenai informasi cuaca,” kata Kepala Seksi Kesyahbandaran KUPP Murhum Kelas 1 Baubau, Muh Irfan Jayadinata.

Meski di pelabuhan laut tampak tenang, akan tetapi waspada jika di tengah laut karena cuaca yang tidak menentu. Sehingga para nahkoda kapal harus saling membangun komunikasi informasi yang baik, terkait situasi terkini di lapangan.

“Kita sudah serukan ke nahkoda kapal, terutama pengguna jasa, kalau misalnya mereka ada informasi penting terkait cuaca di lapangan, sebaiknya saling koordinasi,” pintanya.

Dikatakan, pihaknya merekomendasikan tiga titik perlindungan yang aman bagi nahkoda kapal jika mendapati cuaca buruk atau gelombang di tengah laut. Lokasi pertama di teluk Sampolawa, kedua di teluk Nalendi dan yang terakhir teluk Pasarwajo.

“Alhamdulillah, mereka itu rata-rata tempat titik berlindungnya, itu yang sering disinggahi. Apabila tiba-tiba ada cuaca buruk di tengah laut gelombang tinggi di sekitaran itu, biasanya mereka singgah di titik aman,” jelasnya.

Sehingga para nahkoda kapal perlu memperhatikan risiko keselamatan pelayaran perahu nelayan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang diatas 1,25 Meter. Untuk kapal tongkang kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombangnya diatas 1,5 meter. Kapal feri kecepatan angin lebih dari 21 knot dan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang diatas 4,0 meter. Dan untuk masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir yang terjadi gelombang tinggi agar selalu waspada.

Untuk diketahui, lokasi waspada yang diimbau BMKG yaitu perairan Baubau, perairan Manui-Kendari, Teluk Tolo, Perairan Kepulauan Banggai, Perairan Kepulauan Sula, Perairan Kepulauan Wakatobi dan Laut banda timur sultra.

Peliput : Asmaddin

Pin It on Pinterest