Tunjang Kinerja PDAM Busel, BPPSPAM Turunkan Tenaga Teknis

BATAUGA,BP-Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) memberikan pendampingan tenaga ahli selama 5 bulan ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Busel.

Kepala Bagian Dukungan Teknis BPPSPAM Kementrian PUPR RI, Ir. Desrah MT mengatakan, pemberian pendampingan bantuan teknis itu untuk menunjang capaian kinerja, kesiapan SDM PDAM Busel saat menerima bantuan dari pusat.

“Soal bantuan teknis BPPSPAM ke PDAM Busel, nantinya bisa membantu kinerja PDAM Busel agar lebih baik,” kata Desrah ST saat ditemui beberapa waktu lalu

.

Kata Desrah, tahun 2018 lalu BPPSPAM belum memberikan bantuan tenaga teknis, namun di tahun 2019 ini BPPSPAM menempatkan tenaga ahli di PDAM Busel selama lima bulan.

“Mereka ini bertugas harus mengawal keinginan kami menyehatkan PDAM bukan pada nilai 2,84. Secara mandiri kami mengambil nilai 3,4. Tapi lebih baik lagi sampai pada angka 4. Sehingga kinerja PDAM tidak rawan turun lagi. Karena angka dibawah 2,8 itu sudah masuk kategori tidak sehat lagi,” terangnya.

Ia meminta PDAM Busel untuk segera menyusun bisnis planing. Sehingga rencana program dalam pencapian pelayanan untuk menunjang cakupan nasional tercapai dan kinerja empat aspek melebih angka 2,8.
“Kita berharap kerja keras dan semangat dari karyawan PDAM Busel. Dan komitmenya dapat diterapkan ditahun 2019 serta lima tahun kedepan,” harapnya.

Selain semangat kerja, manajemen yang baik dianggap perlu, sehingga apa yang telah dibangun nantinya tidak menjadi sia-sia, meski PDAM Busel berada diurutan pertama sebagai PDAM sehat se-Sultra versi audit BPKP Sultra.
Mendapat apresiasi kriteria PDAM sehat dengan nilai 2,84 atau sedikit diatas standar nilai kriteria sehat 2,8. Namun masih banyak catatan BPPSPAM Kementrian PUPR RI untuk PDAM Busel.
Pada tahun 2024 diharapkan 100 persen PDAM Busel sudah sehat semua kinerjanya dan jangan sampai turun lagi, pasalnya apabila menurun PDAM Busel akan mulai dari awal lagi.

“Diharapkan semua bersinergis terhadap bantuan dari pusat. Supaya SR yang dihasilkan bisa mencapai 100 persen pelayanan diwilayah PDAM.
Karena RPJMN sampai tahun 2020 PDAM tidak hanya mengelolah air bersih tapi juga air siap minum aman untuk dikonsumsi,” tuturnya.

Lanjutnya, dimungkin rencana capaian nasional itu PDAM Busel dapat memberikan sumbangsi 75 persen air minum aman di Indonesia.
“Ada 17 PDAM yang menjadi target dalam RPJMN. Dari 17 PDAM itu nantinya kemungkinan salah satunya PDAM Busel, itu yang harapan kita,” tukasnya

Peliput : Amirul

Pin It on Pinterest