DPD Golkar Baubau Menunggu Keputusan DPP

  • ┬áBursa Ketua DPRD

BAUBAU, BP – Menjadi Partai yang miliki kursi terbanyak di dewan Kota Baubau, Partai Golkar mempersiapkan kadernya untuk memimpin DPRD Kota Baubau periode 2019-2024. Saat ini DPD Golkar Baubau tengah menunggu keputusan DPP untuk kadernya yang akan menduduki kursi Ketua DPRD.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Baubau H Zahari SE mengatakan pihaknya telah melakukan rapat internal beberapa waktu lalu, hasilnya, ada tiga calon legislatif (caleg) terpilih di Kota Baubau yang diusulkan ke DPD Sultra untuk dilanjutkan ke DPP. Ia mengaku, salah satu dari ketiga caleg tersebut termasuk dirinya, kemudian Ardin Jufri ST dan H Rusdin SIP.

Tercatat, suara sah yang dimiliki Partai Golkar jumlah dari suara sah dari empat kursi terpilih berjumlah 4254 suara. Sementara total keseluruhan suara sah dari Partai Golkar berjumlah 5405 suara. Terbagi dalam tiga Daerah Pemilihan (Dapil). Dapil Baubau satu di Kecamatan Murhum, Betoambari dan Batupoaro dengan alokasi 11 kursi, Partai Golkar mengisi dua kursi H Zahari dan Ardin Jufri. Semntara dalam Dapil Baubau Dua, Kecamatan Wolio dengan alokasi kursi 7 Partai Golkar mengisi satu kursi dengan calon H Rusdin. Terakhir di Dapil Baubau Tiga, Kecamatan Sorawolio, Kokalukuna, Bungi dan Lealea dengan alokasi 7 kursi, Partai Golkar mengisi satu kursi dengan calon Farida Gimaruddin.

Menurut salah satu pengusaha ternama di Kota Baubau ini, berdasarkan perolehan tersebut, pihaknya akan pimpin DPRD Kota Baubau. Olehnya itu pihaknya sedang persiapan dan tunggu penunjukan siapa yang pantas duduk di kursi ketua mewakili Partai Golkar.

“Kita sementara menunggu, siapa yang akan ditetapkan oleh pimpinan pusat sebagai ketua di masing-masing daerah, apapun keputusannya itu adalah yang terbaik buat kami semua,” ungkapnya.

Dikatakan, dalam sebuah penetapan figur ketua calon DPRD, pihaknya memerlukan beberapa kriteria. Pertama sudah pernah menjabat menjadi anggota DPRD diperiode sebelumnya, lalu dilihat juga dalam struktur organisasi kepartaian posisi yang pernah dijabat figur tersebut dan terakhir harus memiliki titel sarjana strata satu.

“Jumlah perolehan suara terbanyak hanya sekadar pelengkap atau tambahan saja dalam kriteria tersebut,” kata Zahari ditemui dalam kegiatan Rapat Pleno KPU Baubau.

Tiga nama calon yang diajukan itu, lanjut Zahari menuturkan, telah memenuhi kriteria yang diajukan. Bahkan dirinya mengakui, ketiganya memiliki peluang yang sama kedepannya.

“Nama yang diajukan tadi, semua belum pernah menjadi anggota DPRD sebelumnya bahkan belum pernah menjadi Calon Legislatif, ketiganya punya peluang yang sama,” tuturnya.

Peliput : Asmaddin

Pin It on Pinterest