Jaksa Kembali Jadwalkan Pemeriksaan Sadidi dan Karmin

  • Dugaan Korupsi TPI Wameo

BAUBAU, BP – Saksi dalam dugaan korupsi di TPI Wameo dengan kerugian negara sekitar Rp 300 juta kembali diperiksa. Kejaksaan Negeri (Kejari) Baubau menjadwalkan pemanggilan salah satu Kabid di Dinas Kelautan Perikanan (DKP) Kota Baubau yang membawahi UPTD TPI Wameo, Karmin.

Selain Karmin, Jaksa juga akan kembali melakukan pemanggilan terhadap mantan Kepala DKP Sadidi. Pemanggilan ini menjadi kali kedua bagi Karmin untuk diperiksa Kejari Baubau. Sebelumnya telah diperiksa dan memberikan keterangan tidak tahu.

“Karmin lebih cenderung tidak tahu dalam inti keterangan yang diberikan pada pemeriksaan sebelumnya,” kata Kasi Pidsus Laode Rubiani ditemui Selasa (13/08).

Lanjutnya, Karmin yang telah mejabat di DKP sebelum tahun 2017 bahkan tidak tahu menahu persoalan yang ada di UPTD TPI Wameo sampai pada pengelolaan TPI. Hanya saja, keterangan yang diberikan hanya seputaran hal-hal teknis di bidangnya.

Bahkan Rubiani menyebut, tidak hanya Karmin saja yang memiliki peluang akan mendapatkan pemanggilan kembali. Mantan Kadis DKP Sadidi juga tidak menutup kemungkinan memiliki peluang yang sama mendapatkan panggilan pemeriksaan kedua.

“Bukan hanya Karmin saja, mantan kadis Sadidi akan berpeluang dipanggil kembali. Karena terkait dengan kepentingannya masing-masing. Apalagi untuk menghitung kerugian Negara, yang berkaitan langsung semua akan kembali dipanggil,” ungkapnya.

Kejari saat ini tengah menunggu tindak lanjut dari surat yang telah pihaknya kirim sebelumnya kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) beberapa waktu lalu terkait pengauditan, menghitung kerugian Negara di UPTD TPI Wameo. Kemudian menentukan saksi yang telah diperiksa akan dipanggil kembali.

“Yang penting kita sudah tahu kekurangan dari para saksi-saksi yang telah diperiksa sebelumnya. Dalam pemanggilan selanjutnya untuk melengkapi kekurangan yang telah diperiksa sebelumnya,” tutup Rubiani.

Peliput : Asmaddin

Pin It on Pinterest