Tak Penuhi Syarat, Tujuh Kepala SD di Baubau Dicopot

  • Monianse Sayangkan Respon Kadis Dikbud

BAUBAU, BP – Sebanyak tujuh Kepala Sekolah Dasar (SD) di Kota Baubau tidak memenuhi syarat administrasi untuk menduduki jabatan sebagai kepala sekolah. Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau mengambil langkah cepat dengan mencopot ketujuh kepala SD dimaksud.

Hal ini diungkapkan Wakil Walikota La Ode Ahmad Monianse, saat ditemui Rabu (23/10). Menurutnya kepala sekolah yang sudah dilantik beberapa waktu lalu, tidak lagi menjabat sebagai kepala sekolah definitif.

“Mereka sudah ditarik kembali sebagai pegawai biasa dan hari ini mereka hanya sebagai pelaksana,” katanya kepada sejumlah awak media.

Sebelumnya, pihaknya telah meminta kepala sekolah tersebut untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Pemerintah Kota Baubau akan kembali melantik kepala sekolah definitif.

Selain itu, politisi PDI Perjuangan ini menyayangkan tindakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dsidikbud) Abdul Karim yang enggan berkomentar ketika ditanya terkait permasalahan ini.

“Sebenarnya tidak boleh lah dia engan berkomentar begitu,” ungkapnya.

Sekretaris Disdikbud Baubau Kasman mengakui, ada kejanggalan dalam berkas persyaratan para kepala sekolah baru ini. Setelah ditelusuri lebih lanjut, sebanyak tujuh orang kepala sekolah tingkat SD di Kota Baubau terbukti tidak lolos persyaratan. Rata-rata bermasalah pada status golongan dan umur.

” Berdasarkan Permendikbud nomor 6 tahun 2018, bahwa pengangkatan guru sebagai kepala sekolah itu minimal golongan 3C, Sarjana, dan maksimal umur 56 tahun pada saat dilantik,” jelasnya tanpa menyebutkan nama-nama sekolah dimaksud.

Menindaklanjuti hal itu, pihaknya telah mengajukan SK Pemberhentian para kepala sekolah ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Baubau. Hingga kini, pihak Disdikbud masih menunggu informasi lebih lanjut realisasi dari usulan yang telah diajukan.

” Kami juga sudah mengajukan usulan pemberhentian ke BKPSDM. Jadi kami akan tindaklanjuti kembali setelah ada penyampaian dari BKPSDM,” tutupnya.

Peliput: LM Syahrul

Pin It on Pinterest