1.330 Peserta PKH di Wakatobi Bakal Terima Bantuan “BEKERJA”

WAKATOBI, BP – Dijadwalkan pertengahan November 2019, sebanyak 1.330 peserta Program Kerja Harapan (PKH) se-Kecamatan Wangi-wangi Kabupaten Wakatobi bakal terima bantuan Program Bekerja (Bedah Kemiskinan Rakyat Sejatrah).

Saat dikonfirmasi Baubau Post, Kamis (07/11), Kepala Dinas Pertanian (Distan) Wakatobi Romeo Syahrir mengungkapkan sumber anggaran yang dikucurkan bakal efesiensi Program Bekerja berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

” Itu program bekerja dari Kementrian, melalui APBN dan diperuntukan kepada PKH. Datanya sudah dari pusat dan bukan kita yang menentukan, namun disanding dengan data sosial Wakatobi,” ungkapnya.

Adapun jenis bantuan yang akan dibagikan kepada peserta PKH antara lain, 50 ekor ayam, Rp 500 ribu biaya pembuatan kandang, pakan ternak masing-masing sebanyak 150 Kilogram serta obat-obatan unggas guna mengantisipasi resiko serangan penyakit.

” Dan itu mendapatkan bantuan langsung dari pusat, sebab ini merupakan program Presiden,” jelasnya.

Kemudian, jika ada peserta PHK yang meninggal dunia setelah namanya terverikasi di Pusat, maka hukumnya masih wajib sebagai peserta menerima bantuan. Namun, secara teknis akan diberikan kepada anaknya sehingga diharapkan usaha perawatan ternak dapat tetap berlanjut.

” Jadi itu tidak bisa dipindah tangankan, kepada penerima lain,” katanya.

Diprediksi, bantuan Program Bekerja masih akan berlanjut pada tahun 2020 mendatang. Menanggapi hal itu, Romeo Syahrir optimis bisa memperoleh bantuan yang lebih besar lagi dari tahun ini.

” Mudah-mudahan tahun depan kita dapat lagi, sehingga tuntas dan dapat terukur serta dapat berpengaruh kepada masyarakat miskin agar tergenjot angka kemiskinan,” ujarnya.

Ia berharap agar segala indikasi yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin secara signifikan dapat berubah, sehingga angka kemiskinan dapat diperketat.

” Kita harapkan dikelolah dengan baik dan akan kita pantau terus dilapangan. Kami sudah siapkan penyuluh dilapangan dan targetnya kami satu orang satu desa serta mereka di gaji melalui APBD,” Tandasnya.

Peliput: Zul Ps

Pin It on Pinterest