Busel Naik Status Jadi Daerah Otonom

JAKARTA,BP-Kementerian Dalam Negeri RI (Kemendagri) resmi meningkatkan status tiga Daerah Otonomi Baru (DOB) di Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi daerah otonom. Ketiga Kabupaten itu yakni Kabupaten Buton Selatan, Kabupaten Buton Tengah dan Kabupaten Muna Barat. Tiga daerah itu merupakan hasil pemerkaran Kabupaten Buton dan Kabupaten Muna pada tahun 2014.

Setelah lima tahun dimekarkan dari daerah induknya dan dievaluasi secara bertahap dan berkelanjutan oleh Kemendagri. Capaian akhirnya ketiga daerah itu masuk kategori baik berdasarkan evaluasi perkembangan DOB .

Penilaian hasil EPDOB dilakukan terhadap 10 aspek penyelenggaraan pemerintah Permendagri nomor 23 tahun 2010, berdasarkan data kuisioner dan pengamatan lapangan ke tiga DOB itu.

Kesepuluh aspek tersebut yakni pembentukan OPD dan pengisian personil didalamnya, pengisian anggota DPRD, kuantitas dan kualitas ASN, pengalihan aset, peralatan dan dokumen, penetapan tapal batas, pengelolaan APBD, Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW), serta penyediaan sarana dan prasarana pemerintahan.

Nilai akhir evaluasi pengembangan tahun 2019 setelah lima tahun mekar, peringkat pertama diperoleh Muna Barat dengan nilai 93,25 disusul Kabupaten Busel 91,25 dan urutan terakhir Buton Tengah 90,50. Tiga daerah itu dengan status kategori kualitatif baik sesuai indikator Kemendagri.

Atas capian tersebut tiga kepala daerah di masing-masing wilayah diundang ke jakarta untuk menerima piagam penghargaan dari Kemendagri. Direktur penataan Daerah, otonom Khusus dan DPOD Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Drs Andi Bataralifu MSi, menyerahkan piagam tersebut ke masing-masing kepala daerah, di Kemendagri, Kamis (07/11)

Plt Bupati Busel La Ode Arusani, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kemendagri yang telah membimbing dan memberikan petujuk kepada Pemkab Busel sehingga dapat menyelenggarakan pemerintah dengan baik.

Walaupun Busel sudah naik berstatus menjadi Daerah Otonomi. Arusani berharap Kemendagri selalu mengontrol dan memberikan bimbingan serta petunjuk untuk kemajuan Busel kearah lebih baik lagi.

“Alhamdullah, kami berharap Kemendagri tetap memberikan perhatian serius, bimbingan dan petunjuk kepada kami untuk kebaikan dan kemajuan Busel kedepan lebih baik lagi,” ujar Arusani.

Terpisah Asisten I Setkab Busel La Ode Muhammad Muslim Taangi mengatakan, nilai akhir evaluasi pengembangan tahun 2019 setelah lima tahun mekar Kabupaten Busel statusnya kategori baik.

“Alhamdullah, Ini patut kita syukuri sudah selamat dari status DOB,” ujarnya saat dikonfirmasi usai menghadiri prosesi evaluasi akhir di Kemendagri.

Ia juga berharap agar masyarakat mendukung seluruh program pemerintah daerah untuk kemajuan Busel kedepan.

Lanjut LM Muslim, saat ini Pemkab Busel fokus membangun infrasturuktur dan sarana prasarana pendukung lainnya, pengembangan SDM dan potensi unggulan daerah untuk bisa setara dengan daerah lain yang duluan mekar.

“Pihak Kemendagri memberikan apresiasi positif kepada tiga DOB ini. Utamanya memberikan apresiasi kepada pemimpinya karena benar-benar mereka proaktif,”tutupnya

Peliput : Amirul

Pin It on Pinterest