Mangkir Pembahasan APBD, Anggaran OPD Terancam Dipangkas

BAUBAU, BP – Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau dan DPRD telah menandatangani MoU Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pekan lalu. Selanjutya akan masuk ke pembahasan batang tubuh APBD 2020.

Ketua DPRD Kota Baubau H Zahari menegaskan, setiap kepala OPD harus menghadiri pembahasan batang tubuh APBD 2020 di bulan November ini. Jika tidak, anggaran OPD yang bersangkutan dapat dilakukan pemangkasan.

“Bisa jadi, itu sudah menjadi konsekuensi mereka. Sehingga saya minta untuk menjadikan hal ini (pembahasan batang tubuh APBD 2020) prioritas bagi kami di DPRD maupun pemerintah,” ujarnya.

Hal ini telah disampaikan kepada Pemkot Baubau dalam penandatanganan MoU KUA-PPAS APBD 2020. Hal ini sangat ditekankan Zahari, mengingat pentingnya pembahasan APBD 2020 ini, karena menyangkut kepentingan masyarakat Kota Baubau.

“Kebetulan saya yang menyampaikan kepada tim anggaran pemerintah daerah, selama November ini kalau misalnya ada hal yang tidak terlalu penting jangan dulu keluar daerah, karena pembahasan ini sangat penting,” tandasnya.

Pihaknya optimis dapat merampungkan pembahasan APBD dalam jangka waktu sebelum menyeberang tahun.

Zahari menambahkan dalam dokumen KUA-PPAS APBD 2020, anggaran yang diusulkan Pemkot Baubau mencapai Rp 900 miliar. Namun jumlah ini, kemungkinan masih akan berubah.

“Ini kan belum final, nanti akan ada perubahan-perubahan,” katanya.

Peliput: Zaman Adha

Pin It on Pinterest