Desa Sandang Pangan Wakili Busel Lomba P2WKSS Tingkat Provinsi Sultra

BATAUGA,BP-Desa Sandang Pangan, Kecamatan Sampolawa terpilih mewakili Kabupaten Buton Selatan (Busel) dalam penilaian lomba program terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluraga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) tingkat Propinsi Sultra (Sultra).

Penilaian berlangsung, Rabu (20/11) desa setempat. Tim penilaian propinsi diterima oleh Asisten I, La Ode Muhammad Muslim T, sejumlah penajabt eselon II, para camat, Kepala Desa serta masyarakat Sandang Pangan.

Gubernur Propinsi Sultra Ali Mazi dalam sambutannya yang dibacakan Asisten I Pemerintah Propinsi Sultra, Sarifuddin Safaa mengatakan, sesuai dengan program Gubernur dan wakil Gubernur, yang telah menetapkan program dalam visi misinya yaitu gerakan akselerasi membangun terpardu atau disingkat Gaya Brata, merupakan cerminan dari program visi misi yang telah ditetapkan dalam Perda Provinsi Sultra dengan menggunakan lima pilar, yakni Sultra cerdas, Sultra sehat, Sultra bantuan warga miskin, Sultra beradat dan Sultra produktif.

“Progam dengan lima pilar tersebut sejalan dengan sasaran P2WKSS. P2WKSS merupakan program terpadu peningkatan peranan perempuan yang menggunakan pola pendekatan lintas bidang pembangunan secara terkoordinasi untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga guna mencapai tingkat kehidupan yang berkualitas,” ucap sarifuddin Safaa

Program terpadu P2WKSS, kata Sarifuddin Safaa, merupakan program strastegis bagi pemerintah daerah kabupaten/kota untuk dapat mensinergikan program dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, pemerintah, dunia usaha dan lembaga masyarakat dalam menanggulangi kemiskinan melalui peningkatanperan perempuan dengan memanfaatkan sumber daya alam dan lingkungan, untuk mewujudkan dan mengembangkan keluarga sehat, sejahtera dan bahagia dalam rangka pembangunan masyarakat desa dan keluarahan.

“Kami berharap kepada pemerintah kabupaten/kota, pemerintah kecamatan dan desa kelurahan agar situasi seperti ini dipelihara, dipertahankan, bahkan ditingkatkan melalui pembinaan lanjutan paska lomba secara terpadu, lintas sektor dengan menciptakan inovasi-inovasi baru , khususnya dalam rangka peningkatan peremouan dalam pembangunan sehingga desa dan leurahan ini dapat menjadi contoh dan model motivasi dagi desa lainnya , baik lintas kabupaten maupun lintas propinsi,” tuturnya.

Ditambahkannya, semoga dengan pembinaan program terpadu P2WKSS ini tidak berhenti hanya sampai ini. Juara itu bukanlah tujuan utama, karena target P2WKSS itu mampu melakukan pemberdayaan perempuan dan keluarga untuk meningkatkan kualitas diri dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan sampai setelah penilaian lomba sudah tidak terjalin lagi hubungan pemerintah, lembaga masyarakat dan dunia usaha serta masyarakat. Kami berharap program P2WKSS dapat bermafaat dan berdampak positif serta berkelanjutan kepada masyarakat,” tukasnya

Sementara, Plt Buton Selatan H La Ode Arusani diwakili Asisten I Setda Busel LM Muslim T mengucapkan selamat datang kepada Asisten I pemprov Sultra mewakili Gubernur Sultra serta tim evaluasi beserta rombongan. Menurutnya, berbagai program pemerintah bersama masyarakat telah dilaksanakan. Salah satunya program P2WKSS yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga

“Tujuan peranan wanita dalam pembangunan adalah dapat meningkatkan sumber daya manusia dan diharapkan program ini dapat merubah sikap perempuan dalam meningkatkan kesehatan, ekonomi, keluarga berencana, serta dapat menggali potensi yang ada ke arah yang lebih baik serta dapat meningkatkan kualitas diri perempuan,” ujarnya

Desa Sandang merupakan salah satu wilayah yang dibanggakan pada zaman kesultanan Buton yang dibuktikan dengan adanya sisa peninggalan yakni Benteng Rongi. Memiliki ciri khas pada olahan kopi secara tradisional dan masih dikonsumsi oleh masyarakat setempat secara turun temurun

“Pada tahun 2019 ini Pemkab Busel berdasarkan pemantauan Tim penggerak PKK berkolaborasi dengan Darma Wanita di kepalai Dinas Pemberdayaan Perempuan telah mencalonkan Lapandewa untuk ikut dalam P2WKSS tahun depan,” ucapnya

Ditambahkannya, Pemerintah daerah berterima kasih kepada seluruh OPD, yang telah meyumbangkan daya dan upaya serta gotong royong secara suka rela untuk membantu penataan dan pembinaan
rumah masyarakat.

“Kita berharap tim penilaian dapat memberikan nilai yang baik kepada Desa Sandang Pangan pada lomba P2WKSS ini sehingga menjadi motivasi dan terus melakukan pengembangan pemberdayaan baik bagi pemerintah daerah maupun masyarakat,” tujasnya

Peliput : Amirul

Pin It on Pinterest