Bentrok Pemuda di Buteng, Puluhan Rumah Dibakar

  • Empat Pemuda Diamankan

LABUNGKARI, BP – Bentrokan pemuda antar dua desa terjadi di Kabupaten Buton Tengah (Buteng), pada Kamis dini hari (28/11). Sedikitnya 24 rumah masyarakat di Dusun Patoa Desa Wadiabero Kecamatan Gu Kabupaten Buton Tengah (Buteng) dibakar.

Satu orang warga Tolandona, Kecamatan Sangia Wambulu, meninggal dunia. Buntut dari penikaman tersebut, pemuda dari desa asal korban penikaman akhirnya menyerang rumah terduga pelaku penikaman.

Kapolda Sultra Brigjen Pol Merdisyam dikonfirmasi awak media dilokasi kejadian Kamis (28/11) menjelaskan kejadian berawal dari adanya gesekan antar pemuda sehingga timbul permasalahan.

Puing-puing kebakaran pasca bentrok di Buteng

“Satu korban meninggal dunia Hidayat karena tikaman, dan satu kritis ,” jelas Merdisyam.

Akibat dari kejadian penikaman itu, secara spontanitas pemuda beramai-ramai datang membakar dan merusak 54 rumah. Kediaman terduga pelaku beserta 24 rumah warga lainnya dibakar.

Namun Polres Baubau telah mengamankan empat orang pemuda. Salah satunya pelaku penikaman, tiga lainnya saksi.

Ia mengatakan meski telah dilakukan konsolidasi dan telah mempertemukan kedua belah pihak, dirinya dengan tegas menyatakan proses penegakan hukum tetap berjalan bagi para pelaku yang melanggar hukum.

“Secara tegas kita lakukan penindakan kepada pelaku yang melakukan tindak pidana,” ungkapnya.

Lanjutnya, karena kedua belah pihak masih dalam satu rumpun keluarga, akhirnya didapatkan kesepatakan positif dan saling menyadari kesalahan.

Pemerintah Kabupaten Buton Tengah juga sudah lakukan rehabilitasi kepada korban-korban terdampak insiden. Bahkan kini para korban telah menerima apa yang telah menjadi musibah dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib untuk menindak pelaku-pelaku pembakaran.

“Kita telah lakukan pendekatan secara sosiologis. Pihak keluarga sudah ikhlas menerima dan memberikan sepenuhnya kepada pihak Kepolisian. Warga menginginkan jangan sampai ada lagi timbul dendam akibat insiden ini,” pungkasnya.

Kini situasi daerah konflik telah kondusif, sejumlah petugas TNI Polri tetap bersiaga mengantisipasi bentrokan kembali terjadi.

Peliput : Asmaddin

Pin It on Pinterest