Gunakan Nama Bupati Buteng, Kepala Desa dan Masyarakat Kena Tipu

LABUNGKARI, BP – Sejumlah Kepala Desa dan Masyarakat di Buton Tengah (Buteng) tertipu hingga mencapai puluhan juta rupiah. Modus para pelaku, mengirim pesan kepada korbannya dan mengaku sebagai Bupati Buteng H Samahuddin SE.

Dengan adanya hal tersebut, Bupati Buteng langsung menggelar apel akbar didepan Kantor Bupati, dengan menghadirkan seluruh Kepala OPD, tenaga honorer, dan semua kepala desa hingga stafnya, Senin (02/12). Dalam sambutannya, Samahuddin mengungkapkan para oknum itu melakukan aksinya dengan menjanjikan korban berupa fee proyek, melalui pesan whatsApp dan pelaku menggunakan foto Bupati.

“Dia menjual nama saya, dengan menggunakan pesan WhatsApp. Para pelaku itu telah mengumpulkan uang sebanyak kurang lebih Rp 559 juta dari 14 korban,” kata H Samahuddin SE.

Dari 14 korban itu, terdapat dua kepala Desa, yaitu Desa Lanto dan Langkomu. Sedangkan lain dari masyarakat Desa Katubokori, Desa Morikana, Desa Waturumbe, Desa Lakorua dan Desa Katukobori. Dimana, masing-masing diminta dengan jumlah yang berbeda, ada Rp 85 juta, Rp 50-58 juta, Rp 20-30 juta dan Rp 15-19 juta.

“Para pelaku itu, juga menirukan tanda tangan saya, membuat stempel, hingga membuat Surat Perintah Kerja (SPK),” tuturnya.

Dengan adanya hal tersebut, Samahuddin menghimbau kepada masyarakat khsusnya para pejabat hingga kepala desa, agar selalu berhati-hati apabila ada yang mengatas namakan Bupati Buteng. Apabila ditemukan lagi, agar dapat dilaporkan ke pihak yang berwajib.

“Kalau ada seperti itu, khsusnya pejabat OPD maupun Kepala Desa, konfirmasi langsung sama saya, jangan sampai menjadi korban oknum yang tidak bertanggung jawab,” ungkapnya.

Untuk diketahui, ada empat pelaku yang melakukan penipuan, ke empat pelaku tersebut yaitu, LM Asyid alias Ilal, Armin, Muhammad Faisal Rago dan La Ode Muhammad Supriadin, yang kini telah diamankan di Polres Baubau.

Peliput: Hengki TA

Pin It on Pinterest