Pasca Bentrok, Pemda Buteng akan Bangun Rumah Korban Kebakaran

LABUNGKARI, BP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Tengah (Buteng) akan membangun kembali rumah warga yang dibakar dalam bentrok kelompok dua desa,Yakni desa Wadiabero Kecamatan GU dan Kelurahan Tolandona Kecamatan Sangiawambulu, pada beberapa waktu lalu.

Bupati Buteng H Samahuddin SE, saat dikonfirmasi beberapa awak media mengatakan, untuk bantu rumah tersebut tinggal menunggu konfirmasi dari Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) H Ali Mazi. Dimana, pihaknya juga telah bersurat di Gubernur.

Lanjutnya, dia bersama Wakil Bupati Buteng Kapten Inf Purn La Ntau dan Dinas terkait sudah meninjau serta mendata rumah yang terbakar akibat bentrok tersebut. “Berdasarkan data yang masuk, ada 30 unit rumah akan dibangunkan kembali,” jelasnya.

Untuk keluhan para korban, hanya pemukiman saja, oleh sebab itu Pemkab Buteng akan berusaha untuk dapat membantu membangunkan rumahnya kembali. “Untuk kondisi saat ini sudah kondusif, hanya para korban kelukan pemukiman mereka saja,” tuturnya.

Untuk diketahui, pasca bentrok antara pemuda Wadiabero-Tolandona pada Kamis, (28/11), kedua warga itu kini duduk berdampingan dalam damai, saling merangkul dan bergandengan. Dimediasi oleh Kapolda Sultra, Kasdim Buton, Kapolres Baubau, Polres Muna, Bupati Buton Tengah, Ketua DPRD Buton Tengah.

Momen itu terlihat di Desa Wadiabero. Kedua bela pihak duduk berdampingan dalam suasana diskusi mendengar pendapat masing-masing tokoh masyarakat, adat, agama, dan pemuda. Difasilitasi oleh Pemda Buteng.

Dalam audiensi itu, kedua belapihak dari tokoh masyarakat masing-masing diberi kesempatan berbicara banyak oleh Kapolda Sultra. Dari audiensi itu, keduanya pun bersepakat untuk hidup dalam suasana tentram, damai seperti sediakala. Karena sejatinya, sejarah mencatat Wadiabero-Tolandona mempunyai hubungan tali persaudaraan yang sangat erat dan hidup dalam rukun sejak tahun 50 an.

Peliput: Hengki TA

Pin It on Pinterest