WANGI-WANGI, BP- Bencana angin kencang yang melanda Kabupaten Wakatobi beberapa waktu lalu rupanya tidak hanya menghancurkan 71 rumah dan satu unit tiang listrik jalan. Cuaca ekstrim kali ini juga telah menumbangkan beberapa pohon rimbun yang tumbuh di bahu Jalan Poros Nasional penghubung Desa Patuno menuju Desa Longa Kecamatan Wangi-Wangi.

Musibah ini membuat aktifitas berkendara menjadi terhambat. Pasalnya, reruntuhan pohon jatuh terhempas ke badan jalan dan menutupi setengah bagian jalan. Hal ini semakin diresahkan masyarakat ketika melihat pihak Pemerintah Daerah (Pemda) hanya melepas tangan dan tidak melakukan langkah penanganan dan mengevakuasi pohon tersebut.

Salah satu masyarakat pengguna jalan Darusalam sangat menyayangkan kelambanan pihak pemerintah dalam melakukan penanganan pohon ambruk. Hal itu telah mengganggu aktifitas pengguna jalan.

” Kemarin itu ada yang kecelakaan, karena pohon ini bertepatan dengan tikungan. Kemungkinan dia tidak tahu, sehingga menabrak dan jatuh tersungkur,” katanya.

Saat dikonfirmasi Baubau Post, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Wakatobi Drs Hardian mengatakan, pohon tumbang akibat cuaca buruk yang menutupi setengah badan jalan, bukanlah kewenangan Dishub.

” Bukan saya itu, kalau itu tanya di kebersihan bukan perhubungan,” tandasnya.

Diwaktu yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Wakatobi Jaemuna saat ditemui di ruangan kerjanya, ia menegaskan bahwa penanganan pohon tumbang juga bukan merupakan kewenangan pihaknya.

” Coba tanya di PU atau di Dinas Perumahan,” tutupnya.

Amatan Baubau Post di lokasi, pohon tumbang tersebut masih menutupi setengah badan jalan, dan belum ada penanganan dari pihak instansi terkait.

Peliput: Zul Ps

By admin

Pin It on Pinterest