Jaksa Tetapkan Muslimin Buhim Tersangka Kasus TPI Wameo

BAUBAU,BP-Kasus dugaan korupsi TPI Wameo yang ditangani Kejaksaan negeri (Kejari) Baubau memasuki babak baru. Setelah melalui ekspos, tim jaksa menetapkan penanggungjawab TPI Wameo, Muslimin Buhim (MB) akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Kajari Baubau Gasper Agus Kasse SH melalui Kasi Pidsus, La Ode Rubiani kepada Baubau Post selasa (21/01) di kantornya mengatakan, tersangka kasus dugaan korupsi TPI Wameo ditetapkan setelah tim jaksa memiliki lebih dari dua yang dibuka dalam ekspos tim jaksa. Termasuk hasil audit kerugian negara dari BPKP.

“Setelah menerima hasil audit dalam bentuk surat maka selanjutnya kita singkapi dengan menggelar ekspos untuk menentukan siapa yang lebih bertanggungjawab dalam rangkain kasus TPI Wameo khususnya terkait penerimaan cold stories,”kata Rubiani.

Dikatakan, kasus TPI Wameo ini bermula dari adanya jasa kontribusi clod stories yang tidak disetor ke kas daerah. Sedangkan dari pembukuan yang resmi tahun 2017 penerimaan cold stories kurang lebih sekitar Rp 990 juta.

“Dari hasil audit BPKP kerugian diatas Rp 300 juta dan ini hasil ril yang ditemukan, sedangkan pendapatan total yang harusnya dimasukan ke kas daerah sebesar Rp 990 juta,”ungkapnya.

Namun demikian, kata Rubiani, total pendapatan ini ada istilah piutang jasa dari pengguna jasa yang belum membayar dalam versi TPI. Sedangkan dari versi pengguna jasa sudah dilakukan pebayaran yang digunakan untuk perbaikan mesin cold stories dan opersioanal TPI Wameo.

“Harusnya ini (piutang-red) yang harus dikejar karena merupakan kas daerah yang harus disetor,”tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan, dengan kerugian ril berdasarkan hasil audit BPKP maka dilakukan dengan proses penyidikan lebih lanjt siapa yang lebih bertanggungjawab dalam tindak pidana ini. Karena terkait retribusi maka yang lebih dekat adalah pengelola TPI Wameo.

“Berdasarkan fakta dan alat bukti yang ada dalam ekspos sehingga tim berkesimpulan yang bertanggungjawab dalam tindak pidana ini yang mendapat tugas secara resmi adalah Muslimin Buhim (MB) alias Jimi,”ungkapnya.

Untuk itu, kata Rubiani, dengan penetapan tersangka kasus ini pihaknya akan mendalami lagi fakta-fakta baru untuk perkembangan kasus tindak pidana ini.

Laporan : Asmaddin

Pin It on Pinterest