• Silaturahim Masyarakat “Cia-cia Laporo” Dengan Warga Korea Tetap Terjalin

BAUBAU, BP- Siapa sangka, SMAN 6 Baubau dulunya pernah menyajikan pembelajaran Bahasa Korea sebagai mata pelajaran (Matpel) pilihan Muatan Lokal (Mulok) dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

Kendati demikian, sejak awal masuk tahun pelajaran 2019/2020 lalu, mata pelajaran Mulok ini telah dihapuskan.

” Tahun lalu, untuk mata pelajaran Bahasa Korea ini masih ada dalam KTSP. Namun sekarang ini sudah ditiadakan,” ungkap Kepala SMAN 6 Baubau Sitti Yuliana SPd MPd beberapa waktu lalu.

Sekolah yang berlokasi di Kecamatan Sorawolio Kota Baubau ini seringkali mendapatkan bantuan berupa biaya pendidikan (Beasiswa) sebesar Rp 500.000 per siswa, yang diperolehnya melalui donatur delegasi Korea saat melakukan kunjungan rutin tahunan.

” Kami mendapatkan bantuan dari Korea, dengan memberikan beasiswa untuk 20 bahkan 30 siswa setiap tahunnya. Bantuan itu untuk melengkapi atribut dan keperluan sekolah lainnya,” jelasnya.

Meski matapelajaran Bahasa Korea ini telah dihapuskan, namun silaturahim antar ke duanya tetap terjaga. Selain itu, donasi sebagai wujud apresiasi masih tetap diberikan, kata Yuliana, tahun ini akan ada lagi kunjungan dari Korea.

” Tahun ini rencananya akan datang lagi kunjungan dari Korea,” tutupnya.

Peliput: Nelvida A

By admin

Pin It on Pinterest