Peliput: Hengki TA — Editor: Ardi Toris

LABUNGKARI, BP – Berdasarkan surat edaran Menpan-RB Nomor 64 Tahun 2020, Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Buteng) membuka ruang untuk para Aparatur Negri Sipil (ASN) melakukan perjalanan dinas, namun tetap mengacu pada ketentuan.

Sekda Buteng Kostantinus Bukide

Sekretaris Daerah (Sekda) Buteng H Kostantinus Bukide saat dikonfirmasi diruangannya mengatakan, ASN tetap diberi ruang melakukan perjalanan dinas, akan tetapi pihaknya akan lakukan dengan ketat dan selektif.

Khsusnya bagi para Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dimana ketika mengajukan Surat Perintah Tugas (SPT), maka pihaknya akan melihat urgensi perjalannya. Untuk itu diharapkan ada sinergitas antara pusat, provinsi maupun kabupaten/kota.

“Meskipun kita selektif dalan menentukan urgensi perjalanan tapi kadang ada undangan dari pusat atau provinsi yang kadang sulit untuk ditahan,” jelasnya.

Lanjutnya, ia dapat mengontrol perjalanan dinas para OPD, sebab SPT terlebih dahulu diajukan kepadanya. Namun, apabila ada OPD melakukan perjalanan dinas tanpa undangan, seperti Kepala Dinas Pariwisata, kaitannya untu membuka kembali tempat wisata, maka akan diberikan izin untuk melakukan perjalanan.

“itu hal yang urgent walaupun tidak ada surat undangan, tetap kita anggap urgent karena akan terkait nanti dengan tempat wisata yang memungkinkan ada PAD yang masuk,” tuturnya.

Selain itu, protokol kesehatan juga menjadi syarat mutlak. Olehnya, tiap ASN yang hendak melakukan perjalanan dinas harus terlebih dahulu mengantongi hasil rapid tes. “Dengan begitu, kita yakin bahwa yang melakukan perjalanan dinas itu bebas dari virus corona atau covid-19,” tutupnya. (*)

By admin

Pin It on Pinterest