Peliput: Gustam — Editor: Ardi Toris

PASARWAJO, BP- Pemerintah Daerah (Pemda) Buton melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman berupaya akan memperbanyak lagi kuota bantuan rumah swadaya di tahun depan.

Hal itu diungkapkan langsung Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Buton, Nurul Kudus Ako. Kata dia, pihaknya akan terus mengusulkan bantuan tersebut ke pemerintah provinsi untuk diteruskan ke pusat.

Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman Buton Nurul Kudus Tako

“Insyah Allah di 2021 nanti, Buton bisa (memperbanyak kuota rumah swadaya-red). Walaupun program itu program provinsi, tapikan yang nikmati masyarakat Kabupaten Buton,” ujar Kudus.

Tahun ini, lanjut Kudus, pihaknya tengah berharap ada sisa anggaran untuk Buton memperoleh bantuan pembangunan baru rumah. Pasalnya, sejauh ini, Buton hanya memperoleh bantuan stimulan rumah swadaya.

Kudus menyebut, anggaran pembangunan baru lebih banyak ketimbang stimulan. Sehingga ketika Buton memperoleh bantuan pembangunan baru tersebut, akan mampu meminimalisir rumah tidak layak huni di Buton.

“Hanya kami berdoa mudah-mudahan ada sisa-sisa anggaran di 2020 ini, kita bisa dapat lagi yang pembangunan barunya, kalau itu besar (anggarannya-red),” harapnya.

“Jadi itu yang kami selalu bermohon terus ini di satkernya,” tambah Nurul Kudus.

Untuk diketahui, kuota program stimulan rumah swadaya di Buton tahun ini berjumlah 180 unit untuk sembilan desa. Dimana pembangunannya ditarget rampung bulan Agustus depan. Untuk anggaran per satu unit rumahnya mencapai Rp 17,5 juta, terdiri dari Rp 15 juta biaya material, Rp 2,5 juta ongkos tukang. (*)

By admin

Pin It on Pinterest